Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Euro Jatuh Terendah dalam 2 Tahun, Investor Pilih AS untuk Taruh Aset

Amerika Serikat masih jadi tempat yang lebih baik untuk investasi ketika menghadapi dampak ekonomi dari virus dari pada zona euro.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 Februari 2020  |  05:26 WIB
Mata uang euro. - Akos Stiller / Bloomberg
Mata uang euro. - Akos Stiller / Bloomberg

Bisnis.com, NEW YORK – Nilai tukar euro jatuh ke posisi terendah lebih dari 2 tahun terhadap dolar AS pada akhir perdagangan Kamis (13/2) waktu setempat.

Pasar dinilai kekhawatiran soal kenaikan tajam jumlah kasus baru dalam wabah virus corona di China yang mendorong investor mencari aset-aset Amerika Serikat.

Amerika Serikat masih jadi tempat yang lebih baik untuk investasi ketika menghadapi dampak ekonomi dari virus dari pada zona euro.

Jumlah kematian akibat virus corona (Covid-19) di provinsi Hubei, China mencatat kenaikan 242 pada Kamis sehingga total menjadi 1.310 korban jiwa. Pejabat kesehatan China engatakan peningkatan tajam ini dikonfirmasi setelah mengadopsi metodologi baru untuk diagnosis.

“Eropa, dan Jerman khususnya, memiliki hubungan perdagangan yang sangat kuat dengan pasar Asia, dan terutama dengan China,” kata Mazen Issa, ahli strategi valas senior TD Securities di New York.

Euro jatuh menjadi 1,0835 dolar yang merupakan terendah sejak Mei 2017. Euro menembus dukungan (support)  teknis pada Oktober serendah 1,0877 dolar pada Rabu (12/2). Analis memperkirakan euro masih rentan terhadap penurunan lebih lanjut.

Baca Juga : Harga Emas Hari Ini

Mata uang tunggal uni Eropa itu juga turun terhadap mata uang safe haven franc Swiss menjadi 1,0610 franc, level terendah sejak Agustus 2015. Sementara itu, mata uang safe haven lain, yen Jepang, menguat terhadap dolar menjadi 109,78 yen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dolar as euro

Sumber : Antara

Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top