Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Indeks Shanghai Composite & Hang Seng Kompak Ditutup Rebound

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Shanghai Composite ditutup menguat 0,38 persen atau 10,93 poin di level 2.917,01, setelah melemah 0,71 persen pada perdagangan Kamis (13/2).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 14 Februari 2020  |  15:59 WIB
Hang Seng Index - Reuters
Hang Seng Index - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Pasar saham China dan Hong Kong kompak rebound pada perdagangan hari ini, Jumat (14/2/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Shanghai Composite ditutup menguat 0,38 persen atau 10,93 poin di level 2.917,01, setelah melemah 0,71 persen pada perdagangan Kamis (13/2).

Saham China Merchants Bank Co. menjadi penopang utama penguatan indeks Shanghai Composite pada hari ini dengan kenaikan 1,1 persen. Sementara itu, saham Shanghai Beite Technology Co. menguat paling tajam sebesar 10,1 persen.

Di antara 1.543 saham di indeks Shanghai Composite, 706 di antaranya menguat, sedangkan 718 saham melemah, dan 119 saham satagnan.

Sementara itu, indeks CSI 300 di Shenzhen yang berisikan saham-saham blue chip berakhir menguat 0,7 persen atau 27,82 poin di level 3.987,73.

Seperti dikutip dari Bloomberg, provinsi Hubei, yang menjadi pusat penyebaran virus corona (Covid-19), melaporkan hampir 5.000 kasus baru, sehari setelah mengkonfirmasi hampir 15.000 kasus tambahan.

Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia di China direvisi turun lebih dari 100 menjadi 1.380 jiwa, karena adanya revisi dari perhitungan gandanbeberapa penghitungan ganda.

Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan lonjakan diagnosa coronavirus tidak selalu mengindikasikan adanya lonjakan infeksi. Pernyataan ini meningkatkan sentimen risk-on di antara para investor.

Raksasa e-commerce, Alibaba Group memperingatkan bahwa penyakit ini memiliki dampak fundamental pada ekonomi China.

"Kesulitan yang dihadapi perdagangan ini adalah soal waktu, dan di sini, sekarang, kita belum mengatasi coronavirus sepenuhnya,” kata Kyle Rodda, analis pasar di IG Markets Ltd., seperti dikutip Bloomberg.

Sejalan dengan bursa China, indeks Hang Seng Hong Kong berakhir menguat 0,31 persen atau 85,6 poin ke level 27.815.60. sebanyak 34 saham menguat, 10  melemah, sedangkan 6 saham lainya stagnan di antara 50 saham di bursa Hong Kong.

Saham China Construction Bank Corp yang menguat 1,1 persen menjadi penopang utama penguatan indeks Hang Seng.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

shanghai composite index indeks hang seng
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top