Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kurs Tengah Rupiah Menguat 55 Poin, Mata Uang di Asia Bergerak Variatif

Kurs jual ditetapkan di Rp13.730 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp13.594 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp136.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 06 Februari 2020  |  11:47 WIB
Karyawan menata uang rupiah di Cash Center Bank BNI di Jakarta, Rabu (10/7/2019). Bisnis - Abdullah Azzam
Karyawan menata uang rupiah di Cash Center Bank BNI di Jakarta, Rabu (10/7/2019). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Kamis (6/2/2020) di level Rp13.662 per dolar AS, menguat 55 poin atau 0,4 persen dari posisi Rp13.717 pada Rabu (5/2/2020).

Kurs jual ditetapkan di Rp13.730 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp13.594 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp136.

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot menyentuh level Rp13.648 per dolar AS dengan penguatan 42 poin atau 0,31 persen pada pukul 11.04 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Sebelumnya, rupiah dibuka di zona hijau dengan penguatan 35 poin atau 0,26 persen ke level Rp13.655 per dolar AS pada awal perdagangan hari ini.

Pada perdagangan Rabu (5/2/2020), nilai tukar rupiah ditutup di level Rp13.690 per dolar AS dengan penguatan 25 poin atau 0,18 persen.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak pada kisaran Rp13.648-Rp13.670 per dolar AS.

Rupiah menguat di antara mata yang lainnya di Asia yang bergerak variatif, dengan penguatan dipimpin oleh won Korea Selatan yang menguat 0,86 persen, sedangkan pelemahan terdalam dialami baht Thailand yang melemah 0,35 persen.

 

Pergerakan kurs mata uang di Asia terhadap dolar AS
Mata uangKursPergerakan (persen)
Won Korea Selatan1.181,09+0,864
Dolar Taiwan30,003+0,39
Rupiah13.648+0,308
Yuan offshore6,9603+0,217
Peso Filipina50,739+0,177
Yuan China6,9622+0,161
Dolar Hong Kong7,7624+0,012
Ringgit Malaysia4,1182-0,029
Rupee India71,2475-0,046
Yen Jepang109,94-0,100
Dolar Singapura1,3841-0,202
Baht Thailand31,093-0,347

 

Dilansir dari Bloomberg, won Korea Selatan memimpin kenaikan di tengah optimisme bahwa wabah virus korona dapat dikendalikan. Sementara itu, baht Thailand jatuh setelah bank sentral secara tak terduga melonggarkan kebijakan moneternya pada hari Rabu.

Pejabat kesehatan berlomba untuk mengembangkan perawatan dan meningkatkan pengujian untuk virus corona yang telah merenggut 563 nyawa di China, meskipun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan vaksin masih jauh dari tercapai.

"Risiko dari virus korona tampaknya berkurang, sehingga meningkatkan sentimen risiko untuk secara luas mengangkat harga saham dan mata uang Asia," kata Kota Hirayama, ekonom senior emerging market di SMBC Nikko Securities Inc, seperti dikutip Bloomberg.

 “Tetapi mungkin masih terlalu dini untuk menjadi terlalu optimis karena jumlah kasus infeksi meningkat. Kami juga tidak yakin bagaimana wabah ini akan berdampak negatif pada ekonomi China karena banyak kegiatan bisnis di negara ini telah dihentikan,” lanjutnya.

Sementara itu, indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang melacak pergerakan mata uang dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, terpantau naik 0,018 poin atau 0,02 persen ke level 98,319 pada pukul 11.32 WIB dari level penutupan sebelumnya.

Indeks dolar AS sebelumnya dibuka melemah 0,009 poin atau 0,01 persen di level 98,292, setelah pada akhir perdagangan Rabu (5/2) ditutup menguat 0,34 poin atau 0,35 persen ke level 98,301.

Kurs Transaksi Bank Indonesia (Rupiah)
TanggalPosisi
6 Februari 2020Rp13.653
5 Februari 2020Rp13.717
4 Februari 2020Rp13.760
3 Februari 2020Rp 13.722
31 Januari 2020Rp 13.662

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kurs tengah bank indonesia
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top