Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ada Pejabat Dipanggil KPK, Ini Penjelasan Astra International (ASII)

Astra International Isuzu akan meminta penjadwalan ulang kepada KPK karenasurat dari KPK tersebut baru diterima oleh perseroan pada 4 Februari 2020.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 06 Februari 2020  |  11:26 WIB
Siswa Polman Astra. Politeknik Manufaktur Astra adalah institusi pendidikan tinggi vokasi yang berada di bawah naungan Yayasan Astra Bina Ilmu, satu dari 9 Yayasan yang dimiliki oleh PT Astra International Tbk.  - foto polman.astra.ac.id
Siswa Polman Astra. Politeknik Manufaktur Astra adalah institusi pendidikan tinggi vokasi yang berada di bawah naungan Yayasan Astra Bina Ilmu, satu dari 9 Yayasan yang dimiliki oleh PT Astra International Tbk. - foto polman.astra.ac.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Astra International Tbk. (ASII) memberikan penjelasan terkait pemanggilan salah satu pejabat perseroan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pongki Pamungkas, Chief of Corporate Affairs Astra International mengatakan pemanggilan oleh KPK bukan ditujukan kepada Direktur Utama Astra International Prijono Sugiarto. Permintaan KPK ditujukan kepada kepada Chief Executive Astra International Isuzu Sales Operation.

“Astra International Isuzu Sales Operation melakukan penjualan mobil merek Isuzu. Surat dari KPK meminta Astra International Isuzu menugaskan satu orang staf untuk memberikan keterangan terkait perkara yang ditangani oleh KPK,” ujarnya melalui keterangan resmi, Rabu (5/2/2020) malam.

Pongki menerangkan, Astra International Isuzu akan meminta penjadwalan ulang untuk memberikan keterangan kepada KPK. Permintaan ini, lanjutnya, dilakukan karena surat dari KPK tersebut baru diterima oleh perseroan pada 4 Februari 2020.

Keterangan dari Astra International Isuzu diperlukan dalam kaitan  terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan pejabat PT Waskita Karya, Fathor Rachman. Dia diduga menunjuk beberapa perusahaan subkontraktor untuk melakukan pekerjaan fiktif pada sejumlah proyek konstruksi yang dikerjakan Waskita Karya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK astra international
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top