Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

2020, Ciptadana AM Andalkan Produk Alternatif

Direktur Utama Ciptadana Asset Management Paula Rianty Komarudin menyampaikan bahwa penerbitan Dana Investasi Real Estat (DIRE) akan dikebut menjelang akhir tahun ini.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 08 Desember 2019  |  18:01 WIB
Karyawan beraktifitas di dekat papan penunjuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (7/1/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Karyawan beraktifitas di dekat papan penunjuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (7/1/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Ciptadana Asset Management akan tetap bersandar pada produk investasi alternatif pada tahun depan untuk menjaga pundi-pundi dana kelolaan.

Direktur Utama Ciptadana Asset Management Paula Rianty Komarudin menyampaikan bahwa penerbitan Dana Investasi Real Estat (DIRE) akan dikebut menjelang akhir tahun ini. Apabila tak terealisasi, produk ini dipastikan masuk ke pasar pada awal 2020.

“Produk-produk yang lain sudah banyak di pipeline, ada DIRE karena kami spesialisasi di DIRE jadi kami akan terbitkan DIRE lagi,” ujar Paula baru-baru ini.

Adapun rincian mengenai DIRE terbaru ini belum dapat diungkap. Sebelumnya, Ciptadana AM telah memiliki 3 produk DIRE dengan aset dasar mal, hotel, dan gudang.

Selain DIRE, produk lainnya seperti dana investasi infrastruktur (Dinfra), efek beragun aset (EBA), dan reksa dana ETF (exchange-traded fund) juga sudah masuk ke dalam pipeline produk baru manajer investasi yang mengelola dana Rp5,3 triliun ini.

Sementara itu, produk reksa dana penyertaan terbatas dan reksa dana terproteksi juga masih akan diterbitkan baik yang memiliki aset dasar pendapatan tetap maupun saham.

Baca Juga : Harga Emas Hari Ini

“Tahun depan juga ada di pipeline beberapa nasabah BUMD yang akan menerbitkan obligasi akan dibungkus dengan reksa dana terproteksi kami,” imbuh Paula.

Ciptadana AM pun menargetkan bakal mendongkrak AUM ke level Rp9 triliun pada tahun depan. Paula optimistis kondisi pasar ke depannya akan lebih baik ketimbang 2019, apalagi dengan pemerintahan Jokowi jilid II yang telah menyampaikan rencana program kerjanya.

Diharapkan produk reksa dana terproteksi, reksa dana penyertaan terbatas (RDPT), dan DIRE masih akan berkontribusi untuk peningkatan AUM perseroan pada 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

reksadana pt ciptadana asset management
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top