Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Campina Naikkan Produksi hingga 30 Persen,

PT Campina Ice Cream Industry Tbk pada awal 2020 siap untuk meningkatkan produksi eskrim mencapai 30 persen melalui investasi mesin baru sejalan dengan upaya menumbuhkan kinerja perseroan.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 26 November 2019  |  16:51 WIB
Dari kiri ke kanan, Komisaris Independen Campina Vincent Makmur Widjaja, Direktur Campina Arif H. Rayadi, Direktur Adji Andjono Purwo, Presiden Direktur Samudera Prawirawidjaja, Sekretaris Perusahaan Sagita Melati, Direktur Produksi Hans Jensen dan Direktur Umum Hendro Hadipranoto saat Paparan Publik kinerja kuartal III/2019 PT Campina Ice Cream Industry Tbk di Surabaya, Selasa 26 November 2019. - Bisnis/Peni Widarti
Dari kiri ke kanan, Komisaris Independen Campina Vincent Makmur Widjaja, Direktur Campina Arif H. Rayadi, Direktur Adji Andjono Purwo, Presiden Direktur Samudera Prawirawidjaja, Sekretaris Perusahaan Sagita Melati, Direktur Produksi Hans Jensen dan Direktur Umum Hendro Hadipranoto saat Paparan Publik kinerja kuartal III/2019 PT Campina Ice Cream Industry Tbk di Surabaya, Selasa 26 November 2019. - Bisnis/Peni Widarti

Bisnis.com, SURABAYA - PT Campina Ice Cream Industry Tbk pada awal 2020 siap untuk meningkatkan produksi eskrim mencapai 30 persen melalui investasi mesin baru sejalan dengan upaya menumbuhkan kinerja perseroan.

Direktur Campina, Adji Andjono Purwo mengatakan setiap tahun perseroan aktif melakukan pengembangan inovasi produk baru, termasuk menambah kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan pasar yang juga semakin besar.

"Selain itu, investasi mesin baru juga untuk meminimalkan dampak peningkatan biaya operasional, baik melalui peningkatan output dan efisiensi," katanya saat paparan publik hari ini Selasa (26/11/2019).

Adapun kapasitas produksi Campina saat ini sekitar 30 juta liter/tahun, dengan tingkat produksi 25 juta-26 juta liter/tahun. Dari produksi tersebut, hingga kuartal III/2019, perseroan mampu membukukan laba bersih Rp51,58 miliar naik 8% dibandingkan periode yang sama 2018.

Dia menjelaskan di tengah persaingan pasar es krim yang semakin ketat, dan ditambah banyaknya pesaing dari produk impor, perseroan masih mampu tumbuh dengan baik. Namun, secara pangsa pasar Campina saat ini sekitar 20%, dan memang menjadi berkurang dengan hadirnya pemain-pemain baru.

"Market share memang mengecil karena pemain baru masuk, tapi kalau melihat growth, kita tetap tumbuh baik," katanya.

Untuk tetap mempertahankan pangsa pasar atau meningkatkan, strategi yang dilakukan perseroan yakni memperbanyak investasi cold storage sebagai upaya distribusi, menggandeng banyak ritel, serta terus bekerja sama dengan perusahaan atau tokoh kartun favorit anak-anak seperty Disney untuk membuat produk es krim dengan gambar tokoh kartun/animasi.

Sepajang tahun ini pun, perseroan telah meluncurkan produk es krim refreshment seperti Hula-hula jagung, summerbarz, fantasi leci sundae, white coffee, midi concerto strawberry dan Frozen.

"Kami juga baru meluncurkan produk premium yakni Gold Ribbon Cup dan Stick. Lalu yang akan datang disusul dengan varian baru, ini akan memperkuat posisi branding Campina dan meningkatkan pangsa pasar," imbuh Direktur Independen Arif H. Rayadi.

Presiden Direktur Campina, Samudera Prawirawidjaja menambahkan, terkait potensi pasar ekspor, perseroan masih akan fokus dengan pasar domestik yang dianggap sangat besar.

"Sementara ini kami fokus di lokal karena lokal punya stabilitas pasar yang paling kuat, dan Campina merupakan salah satu perusahaan es krim lokal terbesar di Indonesia, lainnya impor," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aksi emiten CAmpina
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top