Kurs Jisdor Melemah, Rupiah Terdampak Isu Penundaan Kesepakatan AS-China

Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.040 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Kamis (7/11/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 07 November 2019  |  10:41 WIB
Kurs Jisdor Melemah, Rupiah Terdampak Isu Penundaan Kesepakatan AS-China
Karyawan memegang mata uang rupiah di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta Pusat, Senin (28/1/2019). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.040 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Kamis (7/11/2019).

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.040 per dolar AS, melemah 48 poin atau 0,34 persen dari posisi Rp13.992 pada Rabu (6/11/2019).

Adapun berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 20 poin atau 0,14 persen ke level Rp14.043 per dolar AS pada pukul 10.00 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Rabu (6/11), rupiah ditutup di level Rp14.023 per dolar AS dengan depresiasi sebesar 54 poin atau 0,39 persen di pasar spot.

Rupiah mulai melanjutkan pelemahannya dengan dibuka terdepresiasi 17 poin atau 0,12 persen di level 14.040 pada Kamis (7/11). Sepanjang perdagangan pagi ini, nilai tukar rupiah bergerak di level 14.036-14.045 per dolar AS.

Dilansir dari Bloomberg, nilai tukar rupiah melemah untuk hari perdagangan kedua berturut-turut menyusul laporan bahwa penandatangan kesepakatan dagang interim antara AS dan China mungkin ditunda.

Pertemuan Presiden Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping untuk menandatangani kesepakatan dagang tahap awal kemungkinan ditunda hingga Desember karena kedua pihak belum sepakat soal persyaratan dan tempat. 

Seorang pejabat senior mengatakan kepada CNBC bahwa Gedung Putih masih berupaya mencapai kesepakatan pada 16 November, ketika pertemuan puncak APEC yang sebelumnya ditunda, kembali dilaksanakan. Akan tetapi, soal waktuya belum bisa dipastikan.

“Sentimen risiko dapat dilemahkan oleh petunjuk-petunjuk bahwa penandatanganan Fase Satu kesepakatan perdagangan AS-China antara Trump dan Xi mungkin ditunda hingga Desember,” jelas analis OCBC Bank, Singapura, dalam risetnya.

Di sisi lain, indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang melacak pergerakan mata uang dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, terpantau berbalik naik 0,050 poin atau 0,05 persen ke level 98,002 pada pukul 09.51 WIB.

Pada perdagangan Rabu (6/11), indeks dolar AS ditutup di posisi 97,952 dengan koreksi 0,031 poin atau 0,03 persen. Sebelum berbalik ke zona hijau, indeks sempat melanjutkan koreksinya dengan dibuka turun tipis 0,01 persen di posisi 97,947 pada Kamis (7/11).

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)

Tanggal

Kurs

7 November

14.040

6 November

13.992

5 November

14.031

4 November

14.002

1 November

14.066

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jisdor

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top