Mayoritas Saham Melemah, JII Selip Jelang Akhir Pekan

Reli penguatan indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), akhirnya terpatahkan pada perdagangan Jumat (18/10/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 18 Oktober 2019  |  18:21 WIB
Mayoritas Saham Melemah, JII Selip Jelang Akhir Pekan
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Reli penguatan indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), akhirnya terpatahkan pada perdagangan Jumat (18/10/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, JII berakhir terkoreksi 0,23 persen atau 1,59 poin di level 681,66 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Kamis (17/10), indeks syariah tersebut masih mampu ditutup menguat 0,55 persen atau 3,74 poin di level 683,25, reli kenaikan hari kelima beruntun.

Sebelum tergelincir ke zona merah, JII sempat melanjutkan penguatannya dengan dibuka naik tipis 0,07 persen di posisi 683,74 pada Jumat (18/10) pagi. Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak fluktuatif di level 679,42-685.

Sebanyak 13 saham menguat, 16 saham melemah, dan 1 saham stagnan dari 30 saham yang diperdagangkan.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) yang masing-masing turun 3,63 persen dan 2,38 persen menjadi penekan utama pergerakan JII pada akhir perdagangan.

Berbanding terbalik dengan JII, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menggenapkan relinya sepanjang pekan ini pada perdagangan Jumat.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup di level 6.191,95 dengan penguatan 0,18 persen atau 11,42 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Kamis (17/10), IHSG berakhir di level 6.181,01 dengan menguat 0,19 persen atau 11,42 poin, reli penguatan hari kelima berturut-turut sejak perdagangan Jumat (11/10/2019).

Indeks mulai berjuang memperpanjang relinya untuk hari keenam saat dibuka naik 0,07 persen atau 4,2 poin di level 6.185,21 pada Jumat pagi (18/1). Meski sempat tergelincir ke zona merah, IHSG berhasil menguat dan menyentuh level penutupan tertinggi baru dalam tiga pekan.

Sepanjang pekan ini, IHSG tercatat menanjak 1,4 persen, kenaikan terbesar sejak pekan yang berakhir pada 31 Mei. Adapun sepanjang perdagangan Jumat (18/10), IHSG bergerak fluktuatif di level 6.178,50 – 6.201,17.

Enam dari sembilan sektor berakhir di zona hijau, dipimpin aneka industri (+1,23 persen) dan finansial (+1,11 persen). Tiga sektor lainnya ditutup di zona merah, dipimpin barang konsumen yang melemah 2,81 persen.

Dari 658 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 202 saham menguat, 197 saham melemah, dan 259 saham stagnan.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) yang masing-masing naik 2,96 persen dan 6,90 persen menjadi penopang utama penguatan IHSG di akhir perdagangan.

Saham-saham syariah yang menekan indeks JII:

Kode

Penurunan (persen)

UNVR

-3,63

ICBP

-2,38

KLBF

-1,81

BRPT

-1,60

Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII:

Kode

Kenaikan (persen)

CPIN

+6,90

ASII

+1,13

TLKM

+0,48

UNTR

+2,33

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks Syariah

Editor : Saeno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top