AS-China Umumkan Kemajuan Kesepakatan, Dolar di Kisaran Tertinggi 2,5 Bulan Terhadap Yen

Dolar Amerika Serikat di kisaran level tertinggi 2,5 bulan terhadap yen pada perdagangan Senin (14/10/2019) setelah AS dan China mengumumkan kemajuan menuju kesepakatan perdagangan.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 14 Oktober 2019  |  09:02 WIB
AS-China Umumkan Kemajuan Kesepakatan, Dolar di Kisaran Tertinggi 2,5 Bulan Terhadap Yen
Ilustrasi Dolar AS - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Dolar Amerika Serikat di kisaran level tertinggi 2,5 bulan terhadap yen pada perdagangan Senin (14/10/2019) setelah AS dan China mengumumkan kemajuan menuju kesepakatan perdagangan.

Pada hari Jumat, dolar menguat terhadap yen hingga 108,63 yen, level tertinggi sejak 1 Agustus, sebelum Presiden AS Donald Trump mengatakan Amerika Serikat dan China telah mencapai kesepakatan perdagangan 'Fase 1'.

Penguatan dolar sedikit melemah setelah Trump mengumumkan perjanjian yang mencakup pertanian, mata uang, dan beberapa aspek perlindungan kekayaan intelektual.

Dalam perdagangan pada Senin pagi, dolar turun ke level 108,36 yen, sementara euro berada di US$1,1025, turun dari level tertinggi tiga pekan pada hari Jumat di US$1,10625.

Pasar saham Jepang ditutup untuk libur nasional pada hari Senin, sehingga volume perdagangan cenderung lebih tipis dari biasanya.

Sementara itu, indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang melacak pergerakan greenback terhadap enam mata uang utama terpantau menguat 0,138 poin atau 0,14 persen ke level 98,439 pada pukul 08.40 WIB.

Indeks dolar AS sebelumnya dibuka menguat 0,062 poin atau 0,06 persen di posisi 98,363, setelah pada perdagangan Jumat ditutup melemah 0,4 poin atau 0,41 persen di posisi 98,301.

“Kesepakatan perdagangan terlihat lebih simbolis daripada substansial, dan mungkin lebih baik digambarkan sebagai 'gencatan senjata perdagangan sementara,'" kata Ray Attrill, kepala strategi valas di National Australia Bank, seperti dikutip Reuters.

"Perjanjian Fase 1 ini, jika ditandatangani, hanya sedikit mencerahkan prospek perdagangan dan pertumbuhan global. Meskipun seharusnya tidak mencegah Fed untuk menurunkan suku bunga pada 30 Oktober, itu tidak memberikan alasan kuat untuk depresiasi dolar AS yang signifikan atau berkelanjutan,” lanjutnya.

Kesepakatan itu merupakan langkah terbesar antara AS dan China dalam sengketa perdagangan. Pengumuman Jumat memberikan banyak rincian dan Trump mengatakan pakta tertulis akan memakan waktu hingga lima pekan. Dia mengakui perjanjian itu bisa berantakan selama periode itu, meskipun dia menyatakan keyakinannya bahwa itu tidak akan terjadi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
dolar as

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top