Saham BBRI dan BMRI Topang Rebound IHSG, Setelah Lima Hari Melemah

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG menguat 0,53 persen atau 32,16 poin ke level 6.070,69 pada pukul 09.18 WIB, setelah dibuka rebound dengan penguatan 0,24 persen atau 14,22 poin ke level 6.052,75 dari level penutupan sebelumnya.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 04 Oktober 2019  |  09:46 WIB
Saham BBRI dan BMRI Topang Rebound IHSG, Setelah Lima Hari Melemah
Pejalan kaki berjalan di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di Jakarta, Senin (1/7/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu rebound dan bergerak di zona hijau pada awal perdagangan pagi ini, Jumat (4/10/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG menguat 0,53 persen atau 32,16 poin ke level 6.070,69 pada pukul 09.18 WIB, setelah dibuka rebound dengan penguatan 0,24 persen atau 14,22 poin ke level 6.052,75 dari level penutupan sebelumnya.

Pada perdagangan Kamis (3/10), IHSG ditutup melemah 16,90 poin atau 0,28 poin ke level 6.038,55. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 6.048,22-6.070,93.

Delapan dari sembilan sektor terpantau bergerak menguat, dipimpin oleh sektor finansial yang menguat 0,92 persen dan industri dasar yang menguat 0,62 persen. Di sisi lain, sektor barang konsumsi terpantau melemah 0,01 persen.

Sebanyak 171 saham menguat, 60 saham melemah, dan 424 saham stagnan dari 655 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang masing-masing menguat 2,62 persen dan 1,56 persen menjadi penopang utama atas penguatan IHSG.

Reliance Sekuritas menyebutkan secara teknikal IHSG membentuk pola candlestick southern star setelah menyentuh level support 6.000.

Kepala Riset Lanjar Nafi mengatakan indikasi cukup kuat bergerak rebound diakhir pekan. Indikator RSI berada pada oscillator rendah dengan potensi bullish reversal momentum.

"Sehingga kami perkirakan IHSG berpeluang rebound di akhir pekan dengan support resistance 6.000-6.120," demikian menurut riset hariannya.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan IHSG berpotensi rebound karena adanya pola bullish pin bar, dengan support pertama maupun kedua memiliki kisaran 5.942,17 hingga 5.907,12.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6.141,62 hingga 6.174,99.

Berdasarkan indikator, MACD masih berada di area negatif. Meskipun demikian, Stochastic dan RSI sudah menunjukkan oversold atau jenuh jual.

Sementara itu, mayoritas bursa saham lainnya di Asia bergerak melemah, di antaranya indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang yang turun 0,3 persen dan 0,16 persen, sedangkan indeks Hang Seng melemah 0,13 persen.

Di sisi lain, indeks Kospi Korea Selatan terpantau menguat 0,11 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks BEI

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top