Teken Divestasi Jalan Tol, Saham Waskita Karya (WSKT) Menghijau

Sepanjang tahun berjalan 2019, WSKT mengemas return negatif 6,25%.
Ana Noviani
Ana Noviani - Bisnis.com 03 Oktober 2019  |  17:01 WIB
Teken Divestasi Jalan Tol, Saham Waskita Karya (WSKT) Menghijau
Jalan tol Solo-Ngawi - Istimewa/PT Jasamarga Solo Ngawi

Bisnis.com, JAKARTA – Saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk. ditutup menguat setelah beredar kabar tentang divestasi saham anak usaha perseroan dalam dua ruas jalan tol kepada investor asal Hong Kong, Road King Infrastructure Ltd.

Berdasarkan data Bloomberg, saham WSKT ditutup menguat 35 poin atau 2,27% ke level Rp1.575 pada akhir perdagangan Kamis (3/10/2019). Level harga tersebut mencerminkan rasio harga per laba (price to earnings ratio/PER) 10,71 kali.

Sepanjang tahun berjalan 2019, WSKT mengemas return negatif 6,25%. WSKT sempat menyentuh level harga tertinggi year-to-date Rp2.180 per saham pada 17 Juli 2019. Namun, harganya merosot ke level terendah ytd pada akhir perdagangan 2 Oktober 2019 di level Rp1.540 per saham.

Seperti diberitakan Bisnis, pada Rabu(2/10/2019), Road King Infrastructure melansir bahwa akuisisi saham PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) dan PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNKK) akan dilakukan oleh Kings Key, entitas tidak langsung yang 75 persen sahamnya dimiliki Road King.

Setelah akuisisi ini tuntas, Road King akan memegang porsi saham 40 persen, menggantikan anak usaha Waskita Karya, PT Waskita Toll Road (WTR).

Untuk menebus saham JSN dan JNKK dari tangan WTR, Road King mengeluarkan dana sebesar Rp1,88 triliun sebagai uang muka. Jumlah itu terdiri atas Rp1,32 triliun untuk saham JSN dan Rp562 miliar untuk saham JNK.

Penyelesaian perjanjian jual beli bersyarat (PPJB) akan dilakukan 5 hari setelah pemenuhan persyaratan tuntas. PPJB antara Road King dan WTR telah ditandatangani pada Senin (30/9/2019).

Manajemen Waskita Karya sebelumnya menyatakan akan melepas saham di 5 ruas tol untuk mendapatkan dana sekitar Rp7 triliun hingga Rp8 triliun.

Selain ruas tol Solo--Ngawi dan Ngawi--Kertosono, masih terdapat 3 ruas lagi yang akan dilepas, yaitu Kanci--Pejagan, Pejagan--Pemalang, dan Pasuruan--Probolinggo.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
saham, waskita karya

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top