Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

10 Saham Paling Cuan Sepanjang 16-20 September 2019

ejumlah saham mampu mengalami kenaikan harga terbesar saat IHSG mencatat kinerja negatif sepanjang periode 16-20 September 2019.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 23 September 2019  |  06:56 WIB
Karyawan berada di depan papan elektronik yang menampilkan harga saham di Jakarta, Senin (22/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Karyawan berada di depan papan elektronik yang menampilkan harga saham di Jakarta, Senin (22/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah saham mampu mengalami kenaikan harga terbesar saat IHSG mencatat kinerja negatif sepanjang periode 16-20 September 2019.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip Bisnis.com, Senin (23/9/2019), IHSG menguat 1,63 persen ke level 6.231.47 pada penutupan perdagangan Jumat (20/9/2019) dibandingkan dengan level penutupan perdagangan pekan sebelumnya.

Volume perdagangan saham sepanjang pekan lalu mencapai 71,87 miliar lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp44,05 triliun.

Perolehan nilai tersebut lebih rendah dibandingkan dengan periode pekan sebelumnya (9-13 September 2019) yang mencapai Rp40,43 triliun dengan volume perdagangan mencapai 72,76 miliar lembar saham.

Adapun nilai kapitalisasi pasar sepanjang periode 16-20 September mencatatkan penurunan 1,5 persen menjadi Rp7.155,31 triliun dari Rp7.269,25 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.

Enam dari sembilan indeks sektoral pada IHSG membukukan kinerja negatif sepanjang pekan lalu, dengan pelemahan terbesar dialami oleh sektor barang konsumsi (-5,99 persen), disusul oleh sektor aneka industri yang melemah 2,5 persen. Adapun tiga sektor lainnya menguat, dipimpin sektor infrastruktur (2,63 persen).

Saham PT Indonesian Tobacco Tbk. (ITIC) mencatat penguatan hingga 37,5 persen menjadi Rp1.100 per lembar saham, memimpin puncak daftar saham dengan kenaikan terbesar (top gainers).

Menyusul penguatan saham ITIC adalah saham PT Telefast Indonesia Tbk. (TFAS) yang melonjak 35,56 persen ke posisi Rp.244 per lembar saham. Saham TFAS baru saja mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 17 September lalu.

Sejumlah saham lain berturut-turut mengikuti ketiga saham tersebut dengan membukukan kenaikan harga berkisar 30 persen sepanjang pekan lalu (lihat tabel).

Berikut adalah perincian 10 saham dengan kenaikan harga terbesar atau Top gainers periode 16-20 September 2019:
SahamHarga Pekan Lalu (Rp)Harga Pekan Sebelumnya (Rp)Perubahan (persen)
PT Indonesian Tobacco Tbk8001.100+37,50
PT Telefast Indonesia Tbk180*244+35,56
PT DMS Propertindo Tbk450595+32,22
PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk5775+31,58
PT Sky Energy Indonesia Tbk680870+27,94
PT Yelooo Integra Datanet Tbk.140176+25,71
PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk.6782+22,39
PT Tunas Alfin Tbk.312378+21,15
PT Duta Anggada Realty Tbk.306370+20,92
PT Sinarmas Multiartha Tbk.9.15011.000+20,22

*= harga IPO

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Indeks BEI top gainers
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top