JII Tergelincir ke Zona Merah Jelang Akhir Pekan

Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), gagal melanjutkan penguatannya dan berakhir di zona merah pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (6/9/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 06 September 2019  |  18:07 WIB
JII Tergelincir ke Zona Merah Jelang Akhir Pekan
Karyawan berada di depan papan elektronik yang menampilkan harga saham di Jakarta, Senin (22/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), gagal melanjutkan penguatannya dan berakhir di zona merah pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (6/9/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, JII ditutup turun 0,29 persen atau 2,05 poin di level 697,23 dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan Kamis (5/9), JII mampu berakhir menguat 0,93 persen atau 6,41 poin di posisi 699,28, penguatan hari kedua.

Sebelum berbalik turun, indeks syariah tersebut sempat melanjutkan penguatannya dengan dibuka naik 2,87 poin atau 0,41 persen di posisi 702,15. Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di level 694,18-702,64.

Sebanyak 16 saham menguat, 11 saham melemah, dan 3 saham stagnan dari 30 saham yang diperdagangkan.

Saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) dan PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) yang masing-masing naik 7,50 persen dan 5,95 persen menjadi pendorong utama penguatan JII pada akhir perdagangan.

Sejalan dengan JII, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri pergerakannya di zona hijau pada akhir perdagangan hari ketiga berturut-turut, meskipun hanya dengan kenaikan tipis.

IHSG ditutup naik tipis 0,03 persen atau 2,15 poin di level 6.308,95 dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan Kamis (5/9), IHSG berakhir di level 6.306,8 dengan penguatan 0,59 persen atau 37,14 poin.

Indeks mulai melanjutkan penguatannya dengan dibuka naik 0,36 persen atau 22,61 poin di level 6.329,41 pagi tadi. Namun, menjelang akhir sesi I, tenaga indeks telah tampak mulai mengendur.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level 6.305,02 – 6.336,91.

Lima dari sembilan sektor berakhir di zona hijau, dipimpin industri dasar (+1,71 persen) dan tambang (+0,83 persen). Empat sektor lainnya ditutup di zona merah, dipimpin properti yang turun 1,78 persen sekaligus membatasi besarnya kenaikan IHSG.

Dari 651 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 211 saham menguat, 193 saham melemah, dan 247 saham stagnan.

Saham PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) dan PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) yang masing-masing naik 2,28 persen dan 7,50 persen menjadi penopang utama berlanjutnya kenaikan IHSG.

Saham-saham syariah yang menekan indeks JII:

Kode

Penurunan (persen)

TLKM

-2,55

UNVR

-2,03

EXCL

-7,10

ICBP

-0,83

Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII:

Kode

Kenaikan (persen)

BRPT

+7,50

ADRO

+5,95

UNTR

+2,62

ASII

+0,75

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Indeks Syariah, IHSG

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top