Simak Proyeksi Imbal Hasil Sukuk Negara yang Dilelang Hari Ini

Penawaran investor yang masuk dalam lelang Sukuk Negara diproyeksi mencapai Rp15 triliun hingga Rp25 triliun kendati Pemerintah mematok target Rp7 triliun.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 03 September 2019  |  10:00 WIB
Simak Proyeksi Imbal Hasil Sukuk Negara yang Dilelang Hari Ini
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA--Hari ini Pemerintah akan melakukan lelang enam seri sukuk dengan satu seri baru. Berikut perkiraan imbal hasil yang dimenangkan dalam lelang.

Analis fixed income MNC Sekuritas I Made Ade Saputra mengatakan penawaran yang masuk bisa mencapai Rp15 triliun hingga Rp25 triliun kendati Pemerintah mematok target Rp7 triliun. Dia juga memperkirakan seri PBS014 yang bakal menjadi primadona dalam lelang kali ini.

"Kami perkirakan jumlah penawaran yang masuk akan berkisar antara Rp15—25 triliun dengan jumlah penawaran terbesar masih akan didapati pada Surat Perbendaharaan Negara serta pada PBS014," ujarnya dalam risetnya, Selasa (3/9/2019).

Dikutip dari laman Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Senin (2/9/2019), keenam seri yang akan dilelang menawarkan imbalan beragam mulai dari diskonto hingga 8,625%.

Perinciannya, Pemerintah melelang seri SPN-S04032020 dengan imbalan diskonto dan jatuh tempo pada 4 Maret 2020. Pada seri baru ini, alokasi pembelian non-kompetitif sebesar 50% dari jumlah yang dimenangkan.

Lima seri lainnya merupakan seri PBS yakni pertama, PBS014 yang menawarkan imbalan 6,5% dan jatuh tempo pada 15 Mei 2021. Kedua, seri PBS019 yang menawarkan imbalan 8,25% dan jatuh tempo pada 15 September 2023. Ketiga, seri PBS021 yang menawarkan imbalan 8,5% dan jatuh tempo pada 15 April 2026.

Keempat, seri PBS022 yang menawarkan imbalan 8,625% dan jatuh tempo pada 15 April 2034 serta terakhir, seri PBS015 dengan imbalan 8% dan jatuh tempo pada 15 Juli 2047. Kelima seri PBS ini memiliki alokasi pembelian non-kompetitif sebesar 30% dari jumlah yang dimenangkan.

Seperti diketahui, Pemerintah menargetkan agar bisa meraup Rp185 triliun dari 13 kali penawaran dari Juli hingga September 2019. Adapun, lelang yang digelar besok merupakan penawaran ke-10 sepanjang kuartal III/2019 yang menjadi instrumen surat berharga negara yang ditawarkan pascapenurunan suku bunga acuan dari 5,75% ke 5,5%.


Berikut perkiraan imbal hasil yang bakal dimenangkan.

Surat Perbendaharaan Negara seri SPN-S 04032020 berkisar antara 6,00000 - 6,09375;
Project Based Sukuk seri PBS014 berkisar antara 6,65625 - 6,71875;
Project Based Sukuk seri PBS019 berkisar antara 6,90625 - 6,96875;
Project Based Sukuk seri PBS021 berkisar antara 7,46875 - 7,53125;
Project Based Sukuk seri PBS022 berkisar antara 7,96875 - 8,03125; dan
Project Based Sukuk seri PBS015 berkisar antara 8,31250 - 8,37500.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Obligasi, sukuk

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top