Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Turun Tipis, Investor Asing Net Sell 7 Hari Beruntun

Aksi jual bersih oleh investor asing berlanjut pada perdagangan hari ini, Selasa (20/8/2019), saat IHSG tergelincir dari penguatannya.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 20 Agustus 2019  |  18:01 WIB
Karyawan melintas di depan layar pergerakan saham di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (29/4/2019)./ANTARA FOTO - Rivan Awal Lingga
Karyawan melintas di depan layar pergerakan saham di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (29/4/2019)./ANTARA FOTO - Rivan Awal Lingga

Bisnis.com, JAKARTA – Aksi jual bersih oleh investor asing berlanjut pada perdagangan hari ini, Selasa (20/8/2019), saat IHSG tergelincir dari penguatannya.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing membukukan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp191,38 miliar, net sell hari ketujuh beruntun (lihat tabel).

Investor asing membukukan aksi beli sebesar 779,29 juta lembar saham senilai sekitar Rp2,59 triliun. Adapun aksi jual oleh investor asing tercatat 944,86 juta lembar saham senilai Rp2,78 triliun.

Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa hari ini mencapai sekitar Rp8,45 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 14,98 miliar lembar saham.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir dari penguatannya dan ditutup di zona merah pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG berakhir turun tipis 0,02 persen atau 0,98 poin di level 6.295,74 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Senin (19/8), IHSG berakhir di level 6.296,71 dengan menguat 0,16 persen atau 10,06 poin, kenaikan hari kedua.

Sebelum mengakhiri pergerakannya di zona merah, indeks sempat melanjutkan penguatannya dengan dibuka naik 0,24 persen atau 15,19 poin di level 6.311,91 pagi tadi. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak fluktuatif di level 6.279,56 – 6.317,69.

Enam dari sembilan sektor berakhir di wilayah negatif, dipimpin pertanian (-1,31 persen) dan finansial (-0,71 persen). Tiga sektor lainnya mampu ditutup di zona hijau, dipimpin infrastruktur yang naik 1,07 persen sekaligus membatasi besarnya koreksi IHSG.

Dari 651 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 164 saham menguat, 242 saham melemah, dan 245 saham stagnan.

Saham emiten bank yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang masing-masing turun 1,91 persen dan 0,50 persen menjadi penekan utama pelemahan IHSG.

Ringkasan perdagangan saham oleh investor asing
TanggalTotalKeterangan
20 AgustusRp191,38 miliarNet sell
19 AgustusRp104,53 miliarNet sell
16 AgustusRp722,42 miliarNet sell
15 AgustusRp287,30 miliarNet sell
14 AgustusRp463,75 miliarNet sell
13 AgustusRp1,03 triliunNet sell
12 AgustusRp132,92 miliarNet sell
9 AgustusRp63,87 miliarNet buy
8 AgustusRp256,74 miliarNet buy
7 AgustusRp216,81 miliarNet sell

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG transaksi saham
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top