IHSG Tergelincir, Jakarta Islamic Index Lebih Unggul

Reli indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), berhasil berlanjut pada akhir perdagangan hari ketiga berturut-turut, Selasa (20/8/2019), meskipun mayoritas sahamnya tertekan.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 20 Agustus 2019  |  17:47 WIB
IHSG Tergelincir, Jakarta Islamic Index Lebih Unggul
Ilustrasi - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Reli indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), berhasil berlanjut pada akhir perdagangan hari ketiga berturut-turut, Selasa (20/8/2019), meskipun mayoritas sahamnya tertekan.

Berdasarkan data Bloomberg, JII ditutup menguat 0,75 persen atau 5,06 poin di level 680,66 dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan Senin (19/8), JII berakhir menguat 2,95 poin atau 0,44 persen di level 675,59.

Indeks syariah tersebut mulai melanjutkan penguatannya dengan dibuka naik 4,14 poin atau 0,61 persen di posisi 679,73. Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di level 676,49-680,66.

Sebanyak 10 saham menguat, 18 saham melemah, dan 2 saham stagnan dari 30 saham yang diperdagangkan.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) yang masing-masing naik 3 persen dan 1,52 persen menjadi pendorong utama penguatan JII di akhir perdagangan.

Berbanding terbalik dengan JII, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir dari penguatannya dan ditutup di zona merah pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG berakhir turun tipis 0,02 persen atau 0,98 poin di level 6.295,74 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Senin (19/8), IHSG berakhir di level 6.296,71 dengan menguat 0,16 persen atau 10,06 poin, kenaikan hari kedua.

Sebelum mengakhiri pergerakannya di zona merah, indeks sempat melanjutkan penguatannya dengan dibuka naik 0,24 persen atau 15,19 poin di level 6.311,91 pagi tadi. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak fluktuatif di level 6.279,56 – 6.317,69.

Enam dari sembilan sektor berakhir di wilayah negatif, dipimpin pertanian (-1,31 persen) dan finansial (-0,71 persen). Tiga sektor lainnya mampu ditutup di zona hijau, dipimpin infrastruktur yang naik 1,07 persen sekaligus membatasi besarnya koreksi IHSG.

Dari 651 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 164 saham menguat, 242 saham melemah, dan 245 saham stagnan.

Saham emiten bank yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang masing-masing turun 1,91 persen dan 0,50 persen menjadi penekan utama pelemahan IHSG.

Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII:

Kode

Kenaikan (persen)

TLKM

+3,00

UNVR

+1,52

ICBP

+3,25

INDF

+1,30

Saham-saham syariah yang menekan indeks JII:

Kode

Penurunan (persen)

CPIN

-1,91

BRPT

-2,03

BTPS

-4,48

ANTM

-3,23

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks Syariah

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top