19 Saham Seret Jakarta Islamic Index Melemah 0,45 Persen

Pelemahan indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), berlanjut pada perdagangan pagi ini, Jumat (16/8/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 16 Agustus 2019  |  10:32 WIB
19 Saham Seret Jakarta Islamic Index Melemah 0,45 Persen
Ilustrasi - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Pelemahan indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), berlanjut pada perdagangan pagi ini, Jumat (16/8/2019).

JII melemah 0,45 persen atau 3,01 poin ke level 669,22 pada pukul 09.40 WIB dari level penutupan sebelumnya. Pada perdagangan Kamis (15/8), JII ditutup terkoreksi 3,11 poin atau 0,46 persen di level 672,23.

Indeks syariah tersebut mulai melanjutkan pelemahannya dengan dibuka turun 0,16 persen atau 1,04 poin di posisi 671,19. Sepanjang perdagangan pagi ini, JII bergerak di level 668,42-674,12.

Sebanyak 7 saham menguat, 19 saham melemah, dan 4 saham stagnan dari 30 saham syariah yang diperdagangkan.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dan PT XL Axiata Tbk. (EXCL) yang masing-masing turun 0,67 persen dan 3,01 persen menjadi penekan utama atas pelemahan JII pagi ini.

Sejalan dengan JII, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,12 persen atau 7,8 poin ke level 6.249,78 pada pukul 09.41 WIB. Pada perdagangan Kamis (15/8), IHSG berakhir di zona merah dengan turun 0,16 persen atau 9,75 poin di level 6.257,59.

Sebanyak 145 saham bergerak menguat, 139 saham bergerak melemah, dan 367 saham stagnan dari 651 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang masing-masing turun 0,71 persen dan 0,68 persen menjadi penekan utama atas pelemahan IHSG pukul 09.41 WIB.

Saham-saham syariah yang melemah (pukul 09.40 WIB)
KodePergerakan (persen)

UNVR

-0,67

EXCL

-3,01

INTP

-1,26

TLKM

-0,23

Saham-saham syariah yang menguat
KodePergerakan (persen)

INCO

+1,74

CTRA

+1,67

ANTM

+1,34

WIKA

+0,43

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks Syariah

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top