Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Mega Perintis (ZONE) Tambah 5 Gerai pada Semester II/2019

Pada semester I/2019, PT Mega Perintis Tbk. membukukan laba bersih senilai Rp31,51 miliar atau tumbuh 9,03% secara tahunan. Perseroan memproyeksikan laba bersih dapat mencapai Rp47 miliar hingga akhir tahun ini.
Direktur Independen PT Mega Perintis Tbk Luki Rusli (dari kiri), berbincang dengan Direktur Utama FX Afat Adinata Nursalim, Direktur Verosito Gunawan, dan Direktur Cuntoro Kinardi sebelum paparan publik di Jakarta, Senin (24/6/2019)./Bisnis-Dedi Gunawan
Direktur Independen PT Mega Perintis Tbk Luki Rusli (dari kiri), berbincang dengan Direktur Utama FX Afat Adinata Nursalim, Direktur Verosito Gunawan, dan Direktur Cuntoro Kinardi sebelum paparan publik di Jakarta, Senin (24/6/2019)./Bisnis-Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Mega Perintis Tbk. bakal menambah 5 gerai untuk mengoptimalkan penjualan pada semester II/2019, setelah membuka 20 gerai pada semester sebelumnya.

Direktur Utama Mega Perintis Franxiscus Afat Adinata Nursalim mengatakan perseroan optimistis kinerja akan membaik pada semester II/2019, terutama setelah kondisi politik lebih stabil. Apalagi, pada semester akhir ini perusahaan retail fesyen pria ini berencana menambah 5 gerai baru.

Perseroan mengalokasikan tambahan belanja modal senilai Rp7 miliar yang berasal dari kas internal untuk gerai baru di Jawa maupun luar Jawa. Sebelumnya, emiten dengan kode saham ZONE itu telah menambah 20 gerai baru pada semester I/2019 yang didanai dari belanja modal senilai Rp30 miliar.

"ZONE akan mengoptimalkan semester II dengan penambahan toko baru sekitar 5 toko. Pada semester I/2019, kami telah membuka 20 toko baru. Selain itu, kami aktif memberikan koleksi baru, seperti koleksi hari kemerdekaan dan promosi menarik untuk konsumen," katanya, Senin (12/8/2019).

Pada semester I/2019, ZONE mengantongi penjualan senilai Rp298,82 miliar atau 54,93% dari target sepanjang tahun ini senilai Rp544 miliar. Penjualan selama periode Januari-Juni 2019 itu tumbuh 17,23% secara tahunan.

Sementara itu, perseroan membukukan laba bersih senilai Rp31,51 miliar atau tumbuh 9,03% secara tahunan. Perseroan memproyeksikan laba bersih dapat mencapai Rp47 miliar hingga akhir tahun ini.

Penjualan pada separuh pertama tahun ini didorong kenaikan penjualan pada Ramadan dan Lebaran yang meningkat hingga 3 kali lipat dibandingkan dengan bulan normal lainnya. Sementara itu, penjualan pada semester II/2019 bakal ditopang dari momentum Natal dan Tahun Baru.

"Sampai akhir tahun, kami proyeksikan laba mencapai Rp47 miliar," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Azizah Nur Alfi
Editor : Ana Noviani
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper