Kurs Tengah BI Menguat 44 Poin, Seluruh Mata Uang Asia di Zona Hijau

Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Kamis (8/8/2019) di level Rp14.231 per dolar AS, menguat 44 poin atau 0,31 persen dari posisi Rp14.275 pada Rabu (7/8).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 08 Agustus 2019  |  11:54 WIB
Kurs Tengah BI Menguat 44 Poin, Seluruh Mata Uang Asia di Zona Hijau
Karyawan sebuah bank memegang mata uang dollar Amerika Serikat di Jakarta, Rabu (11/1/2017). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Kamis (8/8/2019) di level Rp14.231 per dolar AS, menguat 44 poin atau 0,31 persen dari posisi Rp14.275 pada Rabu (7/8).

Kurs jual ditetapkan di Rp14.302 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp14.160 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp142.

Sementara itu, berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau menguat 21 poin atau 0,15 persen ke level Rp14.204 per dolar AS pada pukul 11.12 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah dibuka melemah 9 poin atau 0,06 persen ke level Rp14.234 per dolar AS, setelah pada akhir perdagangan Rabu (7/8/2019) ditutup menguat 52 poin atau 0,36 persen ke level Rp14.225 per dolar AS.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak pada kisaran Rp14.202 – Rp14.240 per dolar AS.

"Rupiah terperangkap antara daya tarik imbal hasil dan penghindaran risiko umum karena meningkatnya risiko penurunan terhadap prospek global," kata Khoon Goh, kepala penelitian Asia di Australia & New Zealand Banking Group, seperti dikutip Bloomberg.

Goh memperkirakan, rupiah masih akan bergerak dalam kisaran Rp14.200 - Rp14.350 per dolar AS untuk jangka pendek.

“Dengan kebijakan pelonggaran bank sentral di Asia, hal ini memberikan ruang Bank Indonesia untuk juga mengikuti,” lanjut Goh.

Rupiah menguat di saat mayoritas mata uang lainnya di Asia bergerak menguat, dipimpin oleh dolar Taiwan yang terapresiasi 0,46 persen dan yon Korea Selatan yang menguat 0,32 persen.

Pergerakan kurs mata uang di Asia terhadap dolar AS

Mata uang

Kurs

Pergerakan (persen)

Dolar Taiwan

31,335

+0,458

Won Korea Selatan

1.210,80

+0,321

Yuan China

7,0398

+0,29

Yuan offshore

7,0658

+0,284

baht Thailand

30,749

+0,28

Peso Filipina

52,18

+0,232

Ringgit Malaysia

4,1825

+0,155

Rupiah

14.204

+0,148

Rupee India

70,8188

+0,099

Dolar Singapura

1,3814

+0,087

Yen Jepang

106,21

+0,056

Dolar Hong Kong

7,8398

+0,011

 

Sementara itu, indeks dolar Amerika Serikat, yang melacak pergerakan greenback terhadap mata uang utama lainnya, terpantau melemah 0,007 poin atau 0,01 persen ke level 97,537 pada pukul 11.19 WIB.

Sebelumnya, indeks dolar AS dibuka menguat 0,048 poin atau 0,05 persen ke level 97,592, setelah pada akhir perdagangan Rabu kemarin indeks dolar ditutup melemah 0,09 persen atau 0,086 poin ke level 97,544.

Sepanjang perdagangan hari ini, indeks dolar AS bergerak pada kisaran 97,519-97,627.

Analis Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail memperkirakan indeks dolar akan stabil di level 97.4-97,5 terhadap semua mata uang kuat dunia lainya. Stabilnya dolar AS ditopang oleh keputusan sejumlah bank sentral untuk memotong tingkat suku bunga seperti India dan Selandia baru.

“Rupiah kemungkinan kembali stabil setelah sempat melemah seminggu terakhir setelah rilis data cadangan devisa yang meningkat US$2,1 miliar di bulan Juli menjadi US$125 miliar. Rupiah kemungkinan stabil di level Rp14.220 - Rp 14.300 per dolar AS,” ungkap Ahmad dalam risetnya, Kamis (8/8).

Kurs Transaksi Bank Indonesia (Rupiah)

Tanggal

Kurs

8 Agustus

14.231

7 Agustus

14.275

6 Agustus

14.344

5 Agustus

14.231

2 Agustus

14.203

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kurs tengah bank indonesia

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top