Ini Strategi Astra Otoparts (AUTO) Merakit Laba

PT Astra Otoparts Tbk. mencatatkan pertumbuhan laba bersih tahun berjalan sebesar 19,39% menjadi Rp245,68 miliar dibandingkan dengan tahun sebelumnya senilai Rp205,78 miliar.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 07 Agustus 2019  |  18:37 WIB
Ini Strategi Astra Otoparts (AUTO) Merakit Laba
Direktur PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) Aurelius Kartika Hadi Tan (dari kiri) berbincang dengan Presiden Direktur Hamdhani Dzulkarnaen Salim, Wakil Presiden Komisaris Johannes Loman dan Direktur Wanny Wijaya, sesuai RUPST, di Jakarta, Kamis (11/4/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA — Strategi menekan biaya produksi yang diterapkan PT Astra Otoparts Tbk. menghasilkan pertumbuhan kinerja sepanjang periode semester I/2019.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, emiten berkode saham AUTO itu mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 2,29% menjadi Rp7,58 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp7,41 triliun.

Sementara itu, perseroan juga mencatatkan pertumbuhan laba bersih tahun berjalan sebesar 19,39% menjadi Rp245,68 miliar dibandingkan dengan tahun sebelumnya senilai Rp205,78 miliar.

Head of Corporate Treasury and Investor Relations Astra Otoparts Baskoro Santoso menjelaskan bahwa pertumbuhan tersebut didukung oleh penetapan strategi jangka panjang perseroan. Salah satunya berfokus pada penerapan operational excellence pada semua aspek untuk menjadi produsen berbiaya terendah.

Dari bidang perdagangan, perseroan juga melakukan beberapa kegiatan promosi serta melakukan relokasi untuk Shop n Drive yang membuat bisnis perdagangan bertumbuh sekitar 5,96% dibandingkan dengan tahun lalu.

“Selain itu, volatilitas mata uang asing yang lebih stabil dibandingkan dengan semester satu tahun lalu dan penurunan harga dari beberapa material utama perseroan juga mendukung kinerja yang baik pada semester satu ini,” ujarnya kepada Bisnis.com, Rabu (7/8/2019).

Dia menjelaskan bahwa kontribusi terbesar terhadap kinerja AUTO pada semester I/2019 masih didukung oleh sektor manufaktur di tengah melambatnya industri otomotif nasional.

Sekadar informasi, pada semester I/2019, pasar roda empat mengalami penurunan sebesar 13% dan pasar roda dua mengalami peningkatan sebesar 7,5% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

“Bisnis manufaktur membukukan pertumbuhan yang cenderung stagnan yakni turun 0,82%, lebih baik dibandingkan industri. Sementara itu, bisnis perdagangan perseroan masih membukukan pertumbuhan 5,96% dibandingkan dengan tahun lalu,” pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
astra otoparts, kinerja emiten

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top