Penjualan Obat ke BPJS Kesehatan Dorong Kinerja Kalbe Farma (KLBF)

PT Kalbe Farma Tbk. mengantongi penjualan senilai Rp11,18 triliun atau tumbuh 7,69% secara tahunan pada semester I/2019.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 07 Agustus 2019  |  08:02 WIB
Penjualan Obat ke BPJS Kesehatan Dorong Kinerja Kalbe Farma (KLBF)
Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk. Vidjongtius memberikan paparan saat berkunjung ke kantor Bisnis Indonesia, di Jakarta, Selasa (15/5/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - PT Kalbe Farma Tbk. mengantongi penjualan senilai Rp11,18 triliun atau tumbuh 7,69% secara tahunan pada semester I/2019. Demikian pula, laba bersih senilai Rp1,26 triliun atau tumbuh 3,48% secara tahunan pada periode itu.

Presiden Direktur Kalbe Farma Vidjongtius mengatakan kinerja positif semester I/2019 didorong penjualan obat kepada BPJS Kesehatan, serta bisnis distribusi dan logistik yang lebih baik dibandingkan dengan divisi lainnya.

Penjualan dari bisnis distribusi dan logistik naik 11,61% menjadi Rp3,41 triliun. Segmen bisnis ini juga memberikan kontribusi terbesar yakni 30,51% terhadap penjualan bersih.

Sementara itu, penjualan segmen nutrisi tumbuh 4,99% menjadi Rp3,14 triliun, diikuti segmen obat resep yang tumbuh 7,68% menjadi Rp2,68 triliun, dan segmen produk kesehatan yang tumbuh 5,58% menjadi Rp1,944 triliun.

Guna mempertahankan kinerja positif pada semester II/2019, emiten berkode saham KLBF ini akan meluncurkan produk baru, serta meningkatkan efektivitas pemasaran dan distribusi. Selain itu, produsen obat Komix ini segera menyelesaikan proyek perluasan kapasitas produksi dan distribusi dengan belanja modal Rp1,2 triliun - Rp1,5 triliun pada tahun ini.

"Sambil menyelesaikan proyek capex 2019, Kalbe akan tingkatkan pemasaran, distribusi, serta peluncuran produk baru," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kalbe farma, emiten farmasi

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top