AKSI EMITEN 2 AGUSTUS: Adu Kuat GGRM vs HMSP, 3 Emiten Grup Bakrie Berbalik Untung

Berita mengenai pertumbuhan laba dua emiten rokok dan kinerja sejumlah emiten grup Bakrie menjadi sorotan edisi harian Bisnis Indonesia, Jumat (2/8/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 02 Agustus 2019  |  08:36 WIB
AKSI EMITEN 2 AGUSTUS: Adu Kuat GGRM vs HMSP, 3 Emiten Grup Bakrie Berbalik Untung
Siluet karyawan di dekat layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (13/6/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai pertumbuhan laba dua emiten rokok dan kinerja sejumlah emiten grup Bakrie menjadi sorotan edisi harian Bisnis Indonesia, Jumat (2/8/2019).

Berikut beberapa perincian topiknya:

Adu Kuat GGRM vs HMSP. Dua emiten rokok, PT Gudang Garam Tbk. dan PT HM Sampoerna Tbk. mampu mencatatkan pertumbuhan laba dua digit pada semester I/2019 seiring dengan naiknya volume penjualan pada periode tersebut.

Penjualan ANTM Tumbuh 22%. Nilai penjualan bersih PT Aneka Tambang Tbk., naik 22% menjadi Rp14,43 triliun pada semester I/2019. Melalui keterangan resmi yang dipublikasikan, Kamis (1/8), emiten berkode saham ANTM itu melaporkan penjualan bersih yang tidak diaudit Rp14,43 triliun pada semester I/2019.

Produksi Dikebut, Kinerja TINS Solid. Produksi PT Timah Tbk. diperkirakan melonjak dua kali lipat dibandingkan dengan tahun lalu pada saat harga di tingkat global masih menjadi yang paling rendah sejak 2016. Pemicunya adalah perubahan regulasi tentang pelaksanaan dan pengawasan tambang minerba.

3 Emiten Grup Bakrie Berbalik Untung. PT Bakrie & Brothers Tbk., PT Energi Mega Persada Tbk., dan PT Bumi Resources Minerals Tbk. melaporkan laba bersih pada semester I/2019 atau berbalik dari kerugian pada periode yang sama tahun lalu.

Laba FILM Memudar 73,30%. PT MD Pictures Tbk., emiten produsen film, membukukan penurunan laba bersih sebesar 73,30% sepanjang semester I/2019. Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2019, laba yang dibukukan emiten bersandi saham FILM tersebut tercatat Rp21,09 miliar, anjlok 73,30% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp79,01 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kinerja emiten, aksi emiten

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top