Investasi ke IKEA, Laba Hero Supermarket (HERO) Turun

Investasi yang dikucurkan PT Hero Supermarket Tbk. berdampak kepada turunnya laba perseroan pada semester I/2019.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 01 Agustus 2019  |  20:14 WIB
Investasi ke IKEA, Laba Hero Supermarket (HERO) Turun
Warga memasuki gerai Hero di kawasan Gondangdia, Jakarta, Senin (14/1/2019). PT Hero Supermarket Tbkmelakukan penutupan 26 gerai di berbagai wilayah Indonesia. - ANTARA/Putra Haryo Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA -- Investasi yang dikucurkan PT Hero Supermarket Tbk. berdampak kepada turunnya laba perseroan pada semester I/2019.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, laba perseroan merosot sebesar 76,96% menjadi Rp7,9 miliar dari catatan tahun sebelumnya senilai Rp34,29 miliar.

"Keuntungan turun sebesar Rp26 miliar disebabkan oleh investasi yang signifikan pada bisnis IKEA," ujar Presiden Direktur Hero Supermarket Patrick Lindvall dalam keterangan resmi yang dihimpun, Kamis (1/8/2019).

Selain itu, pada periode tersebut emiten berkode saham HERO tersebut mencatatkan penurunan pendapatan sebesar 2,48%.

Adapun, pendapatan HERO turun menjadi Rp6,67 triliun dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp6,84 triliun.

"Pendapatan bersih sebesar Rp6,67 triliun, turun 2,48% disebabkan oleh perbaikan yang dilakukan untuk mengoptimalkan toko di bisnis makanan," jelasnya.

Kendati total penjualan sedikit lebih rendah, perseroan mulai mendapatkan manfaat dari tren pertumbuhan penjualan like-for-like pada bisnis makanan, hal tersebut menunjukkan tanda-tanda kemajuan yang positif pada tahap awal program transformasi multi-tahun perseroan. 

Usaha telah dilakukan untuk meningkatkan standar operasi, layanan toko dan model bisnis perseroan, bersamaan dengan pendekatan yang lebih konsisten dalam memberikan harga yang kompetitif. 

"Transformasi masih berjalan pada tahap awal akan tetapi hasilnya cukup menjanjikan," ungkapnya.

Pertumbuhan penjualan dua digit dicapai pada bisnis IKEA dan Guardian. IKEA terus memberikan kinerja yang kuat dan pertumbuhan penjualannya juga didorong oleh kontribusi pertumbuhan yang diraih bisnis e-commerce yang sukses melakukan peluncuran ulang website-nya akhir tahun lalu dan menambahkan lebih banyak titik penjemputan  ke dalam jangkauannya. 

Guardian mempertahankan posisi harga pasar yang kuat serta melakukan serangkaian renovasi toko yang sukses, dengan penekanan lebih besar pada kategori kecantikan dan penambahan produk-produk bersertifikat halal yang disambut dengan baik oleh pelanggan dan menghasilkan meningkatkan penjualan. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
hero supermarket

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top