Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lelang SUN: Penawaran Masuk Bakal Sentuh Rp45 Triliun hingga Rp55 Triliun

Analis fixed income MNC Sekuritas, I Made Adi Saputra memperkirakan jumlah penawaran masuk dalam lelang kali ini bakal cukup besar karena terdapat dua seri baru yang ditawarkan.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 30 Juli 2019  |  09:43 WIB
Lelang SUN: Penawaran Masuk Bakal Sentuh Rp45 Triliun hingga Rp55 Triliun
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--Penawaran masuk dalam lelang surat utang negara (SUN) kali ini diperkirakan bakal menyentuh Rp45 triliun hingga Rp55 triliun.

Dalam hasil risetnya, Selasa (30/7/2019), analis fixed income MNC Sekuritas, I Made Adi Saputra memperkirakan jumlah penawaran masuk dalam lelang kali ini bakal cukup besar karena terdapat dua seri baru yang ditawarkan.

Adapun, kedua seri ini akan menjadi seri acuan baru untuk tenor 5 tahun dan 10 tahun pada 2020. Dia pun memperkirakan seri FR0081 dan FR0082 akan menarik minat investor yang cukup tinggi dalam lelang kelima yang digelar Pemerintah pada kuartal III/2019.

Seperti diketahui, Pemerintah bakal melakukan lelang sebanyak 13 kali selama kuartal III/2019 dengn target Rp185 triliun. Adapun, pada lelang kali ini, Pemerintah telah menetapkan target indikatif sebesar Rp15 triliun dan target makaimal Rp30 triliun.

"Kami perkirakan jumlah penawaran yang masuk akan berkisar antara Rp45—55 triliun dengan jumlah penawaran yang cukup besar akan didapati pada instrumen Surat Perbendaharaan Negara serta pada Obligasi Negara seri FR0081 dan FR0082 yang merupakan calon Obligasi Negara seri acuan di tahun 2020 masing - masing untuk tenor 5 tahun dan 10 tahun," ujarnya.

Pada kesempatan lelang kali ini, terdapat dua seri perbendaharaan negara (SPN) terdapat dua seri dengan satu seri baru yakni SPN03191031 dan SPN12200410 yang ditawarkan kembali.

Adapun, seri SPN03191017 jatuh tempo pada 31 Oktober 2019 dan seri SPN12200410 jatuh tempo pada 10 April 2020. Keduanya memiliki tingkat kupon diskonto dengan alokasi pembelian nonkompetitif maksimal 50% dari yang dimenangkan.

Kemudian, untuk seri obligasi negara, terdapat dua seri baru yakni FR0081 dan FR0082. Adapun, kedua seri ini memiliki sistem pembayaran kupon semi-annually yakni pembayaran kuponnya dilakukan setiap tanggal 15 Juni dan 15 Desember. Dari sisi kuponnya, dua seri ini menawarkan kupon tetap yang akan diumumkan pada waktu lelang.

Sisanya, merupakan seri yang ditawarkan kembali yaitu FR0080, FR0079 dan FR0076. Untuk seri FR0080 berkupon 7,5% yang jatuh tempo pada 15 Juni 2035; FR0079 berkupon 8,375% yang jatuh tempo pada 15 April 2039 dan FR0076 memiliki kupon 7,375% yang jatuh tempo pada 15 Mei 2048.


Berikut perkiraan kupon seri SUN yang dilelang hari ini.

- Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN03191031 berkisar antara 5,68 - 5,78;
- Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN12200410 berkisar antara 5,81 - 5,90;
- Obligasi Negara seri FR0081 berkisar antara 6,81 - 6,87 (kupon 6,5000%);
- Obligasi Negara seri FR0082 berkisar antara 7,37 - 7,43 (kupon 7,1250%);
- Obligasi Negara seri FR0080 berkisar antara 7,50 - 7,56;
- Obligasi Negara seri FR0079 berkisar antara 7,75 - 7,81; dan
- Obligasi Negara seri FR0076 berkisar antara 7,93 - 8,00.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi
Editor : Ana Noviani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top