Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dikabarkan IPO, Ini Kata Soho Global Health

Perusahaan penyedia produk dan layanan perawatan kesehatan alami dan herbal itu dikabarkan akan listing di Bursa Efek Indonesia pada tahun ini.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 30 Juni 2019  |  10:58 WIB
Pengunjung berjalan di dekat papan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (10/6/2019). - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya
Pengunjung berjalan di dekat papan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (10/6/2019). - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya

Bisnis.com, JAKARTA – PT Soho Global Health akan memberikan informasi terkait dengan rencana initial public offering (IPO) pada saat yang tepat.

Ini mengonfirmasi atas kabar perusahaan penyedia produk dan layanan perawatan kesehatan alami dan herbal itu, untuk listing di Bursa Efek Indonesia pada tahun ini.

“Kami akan publikasikan informasi terkait IPO pada saat yang tepat. Mohon maaf tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut sekarang karena kami masih menjajaki berbagai kemungkinan,” katanya kepada Bisnis melalui surat elektronik baru-baru ini dikutip pada Minggu (30/6/2019).

Dikutip dari Global Capital pada 24 Juni 2019, perusahaan telah memberi mandat IPO kepada Citi, CLSA, dan Mandiri Sekuritas. Menurut sebuah sumber, perseroan diharapkan dapat meraih dana segar sekitar US$200 juta-US$250 juta dari rencana IPO tersebut.

Beberapa merek Soho Global Health banyak dikenal seperti Curcuma Plus, Fitkom, Imboost, dan Diapet. Untuk kinerja 2018, SGH membukukan pertumbuhan penjualan bersih grup sebesar 17,7%.

Perseroan membukukan pertumbuhan earning before interest, taxes, depreciation, and amortization (EBITDA) 57%. Di kategori vitamin, SGH memimpin pangsa pasar secar nasional di segmen vitamin sekitar 13%. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Indeks BEI soho global health
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top