Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Indoritel Makmur (DNET) Siap Tambah Investasi ke Entitas Asosiasi

PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) siap melakukan tambahan investasi ke entitas asosiasi lain untuk meningkatkan kinerja perseroan.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 19 Juni 2019  |  15:40 WIB
Presiden Direktur PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. Haliman Kustedjo (kedua kiri) berbincang dengan Direktur Kiki Yanto Gunawan (dari kiri), Direktur Yunal Wijaya dan Direktur Harjono Wreksoremboko, usai RUPS di Jakarta, Rabu (19/6/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Presiden Direktur PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. Haliman Kustedjo (kedua kiri) berbincang dengan Direktur Kiki Yanto Gunawan (dari kiri), Direktur Yunal Wijaya dan Direktur Harjono Wreksoremboko, usai RUPS di Jakarta, Rabu (19/6/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) siap melakukan tambahan investasi ke entitas asosiasi lain untuk meningkatkan kinerja perseroan.

Direktur Utama Indoritel Makmur Internasional Haliman Kustedjo mengungkapkan, perseroan telah 30 tahun menapaki bisnis ritel dan akan terus melakukan investasi ke perusahaan ritel.

Saat ini, emiten bersandi saham telah memiliki tiga entitas asosiasi yakni PT Indomarco Prismatama (Indomaret) sebanyak 40%, PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST) sebanyak 35,84% dan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. (ROTI) sebanyak 25,77%. Dia mengungkapkan, penambahan investasi tidak menutup kemungkinan dilakukan di luar ketiga perusahaan tersebut.

"Kami selalu mempertahankan strategi. Kami memiliki tiga entitas asosiasi, kemungkinan kami akan melakukan investasi tambahan dan tentunya tak terbatas pada entitas asosiasi yang sudah ada, juga tak menutup kemungkian ke entitas asosiasi lain. Targetnya tahun ini," ungkapnya di Jakarta, Rabu (19/7/2019).

Pada kuartal I/2019, laba yang diperoleh dari investasi pada entitas asosiasi mencapai Rp81,88 miliar. Lebih detail, laba itu terdiri dari Indomaret, ROTI dan FAST masing-masing senilai Rp47,73 miliar, Rp16,71 miliar dan Rp17,43 miliar.

Perlu diketahui, pada 2018, laba yang diperoleh dari investasi pada entitas asosiasi senilai Rp423,24 miliar. Dengan perincian yakni Indomaret, ROTI dan FAST masing-masing senilai Rp305,15 miliar, Rp44,5 miliar dan Rp73,59 miliar.

Haliman mengharapkan akan menjadi pemegang saham mayoritas dalam rencana penambahan investasi asosiasi lain. Dia masih enggan menyebutkan nilai investasi pada entitas asosiasi pada tahun ini.

"[Kami menyasar] perusahaan yang bersentuhan langsung dengan consumer," tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kinerja emiten indoritel makmur
Editor : Riendy Astria
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top