Harga Minyak Mentah Belum Mendidih

Persediaan minyak di AS, dilaporkan oleh Energy Information Administration (EIA), yang melonjak terlihat masih menjadi katalis pelemahan harga minyak.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 06 Juni 2019  |  16:15 WIB
Harga Minyak Mentah Belum Mendidih
Prediksi Harga Minyak WTI - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Sepanjang tahun terakhir, harga minyak mentah berada pada level terendah dan berpotensi menuju US$50,6 per barel.

Analis Monex Investindo Futures Dini Nurhadi Yasyi mengungkapkan, persediaan minyak di AS, dilaporkan oleh Energy Information Administration (EIA) yang melonjak terlihat masih menjadi katalis pelemahan harga minyak.

"Selama OPEC belum akan memberikan kepastian tentang rencana memperpanjang program pemangkasan produksi, kondisi persediaan minyak di AS masih akan menjadi perhatian di tengah outlook perlambatan ekonomi global karena eskalasi perang dagang yang dibuat oleh AS," tulisnya dalam laporan, Kamis (6/6/2019).

Dia menambahkan, potensi pelemahan harga minyak akan menguji level support terdekat di US$51,25 per barel, dan perlu tembus level tersebut untuk potensi pelemahan selanjutnya ke US$50,6 per barel. Jika gagal menembus, aksi short covering juga bisa terjadi dengan resisten terdekat di US$52,2 per barel.

Semalam EIA melaporkan persediaan minyak di AS selama sepekan bertambah hingga 6,8 juta barel. Ini jauh dari ekspektasi karena diperkirakan akan berkurang 1,7 juta barel.

Support: 51.25 - 50.60 - 50.00
Resisten: 52.20 - 52.80 - 53.40

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Harga Minyak

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top