Nasdaq Pilih Dirut KSEI Jadi Perempuan Sukses di Pasar Modal

Nama Friderica Widyasari Dewi berhasil mencuri perhatian di industri pasar modal internasional salah satunya Nasdaq.
Dwi Nicken Tari | 26 Mei 2019 21:04 WIB
Wajah Dirut KSEI Friderica Widyasari Dewi menghiasi layar Nasdaq. - Bisnis/dok.Nasdaq

Bisnis.com, JAKARTA--Nama Friderica Widyasari Dewi berhasil mencuri perhatian di industri pasar modal internasional.

Kiprahnya sebagai direktur sejumlah SRO (Self Regulatory Organization) dan sepak terjangnya di pasar modal kini pun telah sampai ke media bursa Amerika Serikat, Nasdaq (business.nasdaq.com).

Dilansir dari laman resmi Nasdaq, pekan lalu Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang akrab disapa Kiki ini berbagi pengalaman mengenai karirnya di pasar modal, keuangan, dan teknologi.

Dalam wawancara dengan Nasdaq, Kiki menyampaikan bahwa dirinya yang lulus sarjana ekonomi dari Universitas Gadjah Mada dan meraih gelar MBA di California State University mulai memasuki dunia pasar modal lewat Bursa Efek Indonesia. Dirinya pun bangga dapat berkontribusi dalam mengembangkan pasar modal tanah air.

"Saya melihat pasar modal Indonesia memiliki potensi besar untuk tumbuh, secara ukuran, jumlah investor, perusahaan tercatat, pengembangan produk, dan lainnya. Hal ini membuat pekerjaan di SRO menjadi menarik dan menantang," kata Kiki seperti dikutip, Minggu (26/5/2019).

Adapun bukan suatu kebetulan Kiki berkecimpung di dunia keuangan dalam karir profesionalnya, mengingat latar belakang pendidikan dari bidang ekonomi. Dia juga menyadari, seiring dengan perjalanan karirnya, bahwa teknologi tak dapat dipisahkan dari pengembangan infrastruktur pasar modal itu sendiri.

Kiki mengaku juga menyukai tantangan karena hal itu merupakan bagian terpenting untuk selalu bekerja keras dan berinovasi menghadapi berbagai situasi.

Adapun tantangan yang pernah dilewati Kiki adalah ketika dia baru pertama kali berkarir di pasar modal. Saat itu, jumlah investor masih sedikit, jumlah pencatat masih kecil, dan pengembangan produk masih jarang.

"SRO bersama regulator dan pelaku pasar telah bekerjasama untuk menumbuhkan industri, dengan bekerja keras menggenjot permintaan-penawaran, menyediakan infrastruktur pasar dan aturannya, yang diperlukan oleh pasar modal Indonesia untuk tumbuh," ujar Kiki.

Dapat dilihat, kini pasar modal Indonesia telah tumbuh begitu mengesankan walaupun masih banyak ruang untuk terus ditingkatkan.

Kiki pun menyarankan supaya anak muda yang ingin berkarir di pasar modal selalu persisten, optimistis, dan percaya diri sambil terus memperkaya diri dengan pengetahuan dan keahlian di sektor keuangan dan teknologi.

"Jangan pernah merasa terintimidasi. Akhirnya adalah skill, pengetahuan, perilaku positif, dan kerja keras yang akan menentukan kesuksesan," ujar Kiki.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bursa efek indonesia, ksei

Editor : Rahayuningsih

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top