Avengers Bakal Bikin Kinerja Graha Layar Prima (BLTZ) Membaik di Kuartal II/2019?

Emiten sinema PT Graha Layar Prima Tbk. mencatatkan rugi selama kuartal I/2019. Namun, emiten bersandi saham BLTZ tersebut tetap yakin penjualan tiket film Avengers: Endgame dapat menopang kinerja keuangan selama semester I/2019.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 16 Mei 2019  |  15:00 WIB
Avengers Bakal Bikin Kinerja Graha Layar Prima (BLTZ) Membaik di Kuartal II/2019?
Studio Blitz Megaplex - www.blitzmegaplex.com

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten sinema PT Graha Layar Prima Tbk. mencatatkan rugi selama kuartal I/2019. Namun, emiten bersandi saham BLTZ tersebut tetap yakin penjualan tiket film Avengers: Endgame dapat menopang kinerja keuangan selama semester I/2019.

Head of B2B Development Graha Layar Prima Lee Jung-jae menjelaskan, konten film yang mendominasi penjualan tiket sejauh ini adalah film Avengers: Endgame. 

Lee menyampaikan, penjualan tiket tersebut diharapkan membawa pertumbuhan positif bagi perseroan untuk sepanjang semester I/2019, setelah penjualan tiket sempat sepi pada Februari 2019.

“Konten film yang mendominasi sepanjang kuartal I/2019 adalah Avengers: Endgame karena penjualannya sangat signifikan pada April,” katanya dalam Paparan Publik Graha Layar Prima, di Jakarta, Kamis (16/5/2019).

Lee melanjutkan, secara keseluruhan, 10 besar konten yang berkontribusi terhadap kinerja emiten bersandi saham BLTZ tersebut pada 3 bulan pertama tahun ini masih berasal dari film-film Hollywood yaitu sebesar 60%.  Sementara itu, 40% sisanya berasal dari film lokal, yang mana sebagian besar ditopang oleh penjualan tiket film Dilan 1991.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2019, BLTZ membukukan penyusutan rugi menjadi -Rp3,63 miliar, dibandingkan dengan rugi pada kuartal I/2018 senilai -Rp12,06 miliar. Adapun, pendapatan bersih juga membaik 19,94% menjadi Rp292,25 miliar pada kuartal I/2019 dibandingkan dengan Rp243,66 miliar pada kuartal I/2018. 

Sekretaris Perusahaan Graha Layar Prima Hera Septi Astuti menjelaskan, kompetisi dan situasi ekonomi nasional juga masih menjadi faktor utama yang mempengaruhi kinerja perseroan.

“Bioskop sebagai layanan hiburan seringkali terimbas tingkat daya beli masyarakat karena tidak termasuk ke dalam kebutuhan pokok masyarakat,” ujar Hera.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kinerja emiten, blitzmegaplex, graha layar prima

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top