Manfaatkan Momen Ramadan & Lebaran, Buyung Poetra (HOKI) Optimistis Panen Laba

Emiten produsen beras premium, PT Buyung Poetra Sembada Tbk. optimistis dapat mencetak pertumbuhan laba pada kuartal II/2019, setelah tertekan pada kuartal pertama.
Azizah Nur Alfi | 08 Mei 2019 14:59 WIB
Direktur Utama PT Buyung Poetra Sembada Sukarto Bujung (kedua kiri), didampingi direksi dan komisaris mendengarkan pertanyaan wartawan usai paparan publik di Jakarta, Rabu (29/8/2018). - JIBI/Dedi Gunawan
Bisnis.com, JAKARTA - Emiten produsen beras premium, PT Buyung Poetra Sembada Tbk. optimistis dapat mencetak pertumbuhan laba pada kuartal II/2019, setelah tertekan pada kuartal pertama.
Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2019 unaudited, penjualan bersih perseroan tercatat Rp398,62 miliar atau tumbuh 4,78% secara tahunan. Meski penjualan naik, tetapi laba perseroan tertekan 4,21% menjadi Rp25,49 miliar pada periode yang sama. 
Investor relations Buyung Poetra Sembada F Dion Surijata mengatakan, laba yang tertekan pada kuartal pertama seiring dengan harga bahan baku di Pulau Jawa yang masih tinggi. 
Meski demikian, kata dia, perseroan optimistis dapat membukukan pertumbuhan laba pada kuartal II/2019. Proyeksi pertumbuhan laba ini karena adanya momentum Ramadan dan Lebaran yang mendorong penjualan, serta bersamaan dengan memasuki masa panen raya. 
"[Kuartal II/2019] lebih baik dari tahun lalu. Target kami hingga akhir tahun tetap naik sekitar 15% baik penjualan maupun laba," imbuhnya. 
Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Andy Wibowo Gunawan mengatakan, perolehan laba bersih HOKI mencapai 23,8% dan 24,8% masing-masing dari target analis dan konsensus sepanjang 2019. Laba yang tertekan 4,2% karena beban bunga yang lebih tinggi pada 3 bulan pertama di tahun ini. 
Beban bunga perseroan mencapai Rp4,13 miliar per 31 Maret 2019, naik 126,92% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,82 miliar. "Beban bunga yang lebih tinggi ini untuk kebutuhan modal kerja selama kuartal I/2019," katanya melalui riset pada Rabu (8/5/2019). 
Analis memperkirakan perseroan mampu mencapai pendapatan sebesar Rp1,6 triliun pada 2019 dan Rp1,8 triliun pada 2020. Analis juga mempertahankan proyeksi laba bersih 2019 dan 2020 masing-masing sebesar Rp107 miliar dan Rp124 miliar atau tumbuh 18,8% dan 15,5% secara tahunan. 
Mirae Asset Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli terhadap saham HOKI dengan target harga Rp1.040, menyiratkan potensi kenaikan 65,1%. 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kinerja emiten, Buyung Poetra Sembada

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup