Lelang SUN Selasa 7 Mei, Minat Investor Diprediksi Turun

Minat investor dalam lelang SUN hari ini, Selasa (7/5/2019) diperkirakan turun seiring dengan kondisi ketidakpastian akibat perang dagang antara AS dengan China.
Anitana Widya Puspa | 07 Mei 2019 10:23 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA — Minat investor dalam lelang SUN hari ini, Selasa (7/5/2019) diperkirakan turun seiring dengan kondisi ketidakpastian akibat perang dagang antara AS dengan China.

Dhian Karyantono, analis Mirae Sekuritas mengatakan bahwa ketidakpastian di antara keduanya juga akan menjadi faktor utama yang melandasi berlanjutnya penurunan harga SUN di pasar sekunder. Menurutnya, melemahnya minat investor dalam lelang SUN yang tercermin dari level incoming bids, diperkirakan hanya sebesar Rp25 triliun – Rp40 triliun atau lebih rendah dibandingkan dengan tingkat incoming bids dalam lelang SUN terakhir sebesar Rp41,77 triliun. 

"Tren pelemahan harga SUN sejauh ini, ditambah dengan antisipasi downside risk dari periode pembayaran dividen saham, melambatnya pertumbuhan ekonomi domestik secara tahunan pada kuartal I/2019 (dibandingkan dengan kuartal IV/2018), dan meningkatnya ketidakpastian perang dagang antara AS dengan China kemungkinan menjadi penyebab turunnya minat investor dalam lelang SUN kali ini," jelasnya Selasa (7/5/2019).

Senada, MNC Sekuritas  memperkirakan jumlah penawaran yang masuk akan berkisar antara Rp35—Rp45 triliun dengan jumlah penawaran yang cukup besar akan didapati pada instrumen Surat Perbendaharaan Negara serta pada Obligasi Negara seri FR0077 dan FR0078.

Adapun berdasarkan kondisi pergerakan harga SUN menjelang pelaksanaan lelang, maka MNC sekuritas memproyeksikan tingkat imbal hasil yang akan dimenangkan adalah sebagai berikut (%):

- Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN03190808 berkisar antara 5,90 - 6,00;
- Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN12200508 berkisar antara 6,06 - 6,15;
- Obligasi Negara seri FR0077 berkisar antara 7,40 - 7,50;
- Obligasi Negara seri FR0078 berkisar antara 7,87 - 7,96;
- Obligasi Negara seri FR0068 berkisar antara 8,40 - 8,50; 
- Obligasi Negara seri FR0079 berkisar antara 8,46 - 8,56; dan 
- Obligasi Negara seri FR0076 berkisar antara 8,56 - 8,65.

Pada 2019, target penerbitan bersih (net issuance) SBN senilai Rp389,0 triliun di mana pada kuartal II/2019 pemerintah mentargetkan penerbitan SBN melalui lelang senilai Rp129 triliun dari 5 kali lelang SUN dan 6 kali lelang Sukuk Negara.

Pada lelang sebelumnya, pemerintah meraup dana senilai Rp23,40 triliun dari total penawaran yang masuk senilai Rp41,76 triliun. Adapun pemerintah akan melakukan lelang penjualan SUN dalam mata uang rupiah untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2019 dengan target penerbitan senilai Rp15 triliun.

Lelang akan dilaksanakan pada Selasa (7/5/2019), dibuka pukul 10.00 WIB dan ditutup pukul 12.00 WIB. Adapun hasil dari pelaksanaan akan diumumkan pada hari yang sama dan hasil dari lelang akan didistribusikan pada Kamis (9/5/2019). 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Obligasi, surat utang negara, lelang sun

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top