Centratama Telekomunikasi (CENT) Alokasikan Capex Rp1,35 Triliun

Emiten menara dan infrastruktur telekomunikasi PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk. akan mengalokasikan Rp1 triliun — Rp1,35 triliun untuk belanja modal (capital expenditure/Capex) tahun ini. 
Centratama Telekomunikasi (CENT) Alokasikan Capex Rp1,35 Triliun Dwi Nicken Tari | 07 Mei 2019 06:05 WIB
Centratama Telekomunikasi (CENT) Alokasikan Capex Rp1,35 Triliun
Pekerja melintasi layar monitor bursa saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (16/4/2019)./ANTARA FOTO - Aditya Pradana Putra

Bisnis.com, JAKARTA—Emiten menara dan infrastruktur telekomunikasi PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk. akan mengalokasikan Rp1 triliun — Rp1,35 triliun untuk belanja modal (capital expenditure/Capex) tahun ini. 

Wiwik Septriandewi, Sekretaris Perusahaan Centratama Telekomunikasi Indonesia, menyampaikan sumber pendanaan untuk belanja modal tersebut akan diambil dari kas operasional dan pendanaan utang.

“Sumbernya kombinasi antara aliran kas operasional dan utang,” kata Wiwik kepada Bisnis.com, Senin (6/5/2019).

Wiwik melanjutkan, belanja modal tersebut sebagian besar akan dialokasikan untuk membangun menara dan sistem DAS (Distributed Antenna System) yang baru. Dengan demikian, emiten bersandi saham CENT tersebut menargetkan pendapatan pada tahun ini bisa mencapai kisaran Rp850 miliar — Rp890 miliar.

Pada kuartal I/2019, perseroan telah membalikkan posisi rugi pada tahun lalu dengan mencatatkan laba bersih senilai Rp8,66 miliar, dari kerugian sebesar -Rp26,84 miliar pada kuartal I/2018. Sementara itu, EBITDA kuartal I/2019 tercatat sebesar Rp149,4 miliar.

Adapun pendapatan usaha CENT tercatat naik 2,48% menjadi Rp198,39 miliar pada kuartal I/2019 secara yoy dibandingkan Rp193,58 pada kuartal I/2018.

Kenaikan jumlah penyewa menara dan DAS pun disebut sebagai penopang pertumbuhan kinerja perseroan pada kuartal pertama tahun ini.

Per akhir kuartal I/2019, CENT mencatat telah mengelola 1.801 site menara dengan jumlah penyewa sebanyak 2.576. Adapun jumlah penyewa tersebut tumbuh sebesar 28,3% secara year-on-year (yoy) dan rasio tenansi sebesar 1,43 kali.

Adapun, PT Hutchison 3 Indonesia dan PT XL Axiata Tbk. menjadi penyumbang terbesar ke dalam pendapatan perseroan, yang masing-masing sebesar Rp60,76 miliar dan Rp60,70 miliar.

Sementara itu, dari bisnis DAS, antena DAS milik CENT tercatat sebanyak 143.000 dengan penyewa antena sebanyak 261.000, kenaikan sebesar 8% secara yoy dan rasio tenansi 1,83 kali. 

CENT juga mengklaim menjadi penyedia layanan DAS independen terbesar di Indnesia dengan estimasi pangsa pasar di antara pemain DAS independen lainnya sebesar 60%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kinerja emiten, centratama telekomunikasi indonesia

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top