Euforia Pemilu Akan Topang Penguatan IHSG

Pola upward bar pada weekly chart sudah mengindikasikan adanya potensi penguatan bagi IHSG untuk pekan depan.
Dwi Nicken Tari | 21 April 2019 20:14 WIB
Pengunjung menggunakan smartphone di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan saham di BEI, Jakarta, Rabu (20/3/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Perhatian investor pada pekan ini diperkirakan masih melanjutkan uforia dari hasil sementara hitung cepat (quick count) Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Adapun, hasil hitung cepat (quick count) sehari setelah Pilpres pada pekan lalu yang menunjukkan bahwa petahana berpeluang besar melanjutkan masa jabatan hingga 5 tahun ke depan telah menjadi penopang menguatnya IHSG dan penurunan yield SUN bertenor 10 tahun.

Sebagai cerminan respons dari uforia para pelaku pasar, indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,40% atau 25,67 poin ke level 6.507 pada akhir perdagangan Kamis (18/4/2019). Secara year-to-date, indeks menguat 5,05%.

Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama mengungkapkan, pola upward bar pada weekly chart sudah mengindikasikan adanya potensi penguatan bagi IHSG untuk pekan depan.

“Sentimen positif dari domestik a.l. uforia pemilu, stabilitas fundamental makroekonomi domestik yang inklusif dan berkesinambungan, stabilitas rupiah, data FDI Indonesia,” katanya kepada Bisnis, Minggu (21/4/2019).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing telah mencatatkan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp1,42 triliun selama perdagangan Kamis (18/4/2019), atau sehari setelah perhelatan pesta demokrasi. Dengan demikian, selama tahun berjalan, investor asing telah mencatatkan net buy sebesar Rp15,22 triliun.

Selain itu, lanjut Nafan, prospek Bank Indonesia bakal menahan suku bunga di level 5,25% pada pekan ini pun akan menjadi katalis positif bagi pergerakan indeks.

Ia memperkirakan IHSG pada pekan ini dapat bergerak di rentang 6.394 – 6.693.

 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup