Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wall Street Menguat, Investor Pantau Pertemuan The Fed

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 37,01 poin, atau 0,14%, ke level 25.951,11, sedangkan indeks S&P 500 menguat 6,87 poin atau 0,24% ke 2.839,81 dan Nasdaq Composite naik 32,84 poin atau 0,43% ke 7.747,31.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 20 Maret 2019  |  06:34 WIB
Bursa Wallstreet - Reuters
Bursa Wallstreet - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA- Bursa saham Amerika Serikat menguat pada hari Selasa (19/3/2019), dengan investor mengharapkan Federal Reserve AS menegaskan kembali sikap dovish saat memulai pertemuan kebijakan moneternya.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 37,01 poin, atau 0,14%, ke level 25.951,11, sedangkan indeks S&P 500 menguat 6,87 poin atau 0,24% ke 2.839,81 dan Nasdaq Composite naik 32,84 poin atau 0,43% ke 7.747,31.

Dari 11 sektor utama S&P 500, tujuh di antaranya ditutup di wilayah positif.

Dilansir Reuters, ketika The Fed mengadakan pertemuan kebijakannya, para investor memperkirakan hanya ada sedikit perubahan dalam pendekatan laju suku bunga.

"Ini hal yang berkelanjutan," kata Paul Nolte, manajer portofolio di Kingsview Asset Management, seperti dikutip Reuters.
"Bank-bank sentral, tidak hanya di AS tetapi di seluruh dunia, mencari cara-cara baru untuk melonggarkan kebijakan moneter. Struktur moneter yang mudah itulah yang mendorong harga saham," tambahnya.

Ringkasan proyeksi ekonomi - atau "dot plot" - yang akan dirilis pada hari Rabu, akan diteliti dengan cermat untuk mengetahui petunjuk mengenai tingkat kesabaran bank sentral.

Tapi Nolte mempertanyakan apakah dot plot ini layak diawasi hingga sejauh ini.

"Sejak diluncurkan, dot plot telah disesuaikan di hampir setiap pertemuan," katanya. "Saya tidak yakin itu alat yang sangat berguna dari perspektif jangka panjang dalam menentukan arah masa depan suku bunga acuan."

Sebelumnya, laporan dari Departemen Perdagangan AS menunjukkan peningkatan pesanan pabrik yang lebih rendah dari perkiraan menjadi terbaru dari serangkaian data ekonomi yang mendukung sikap dovish The Fed.

Namun, industri membantu meningkatkan indeks Dow, dengan Boeing Co menguat setelah anjlok menyusul kecelakaan pesawat 737 MAX 10 Maret lalu, ketika analisis data kotak hitam dari pesawat Ethiopian Airlines sedang berlangsung.

Saham peodusen pesawat bertahan hingga akhir perdagangan dengan penguatan 0,7%.

Sektor konsumen memcatat persentase penguatan terbesar, dipimpin oleh kenaikan 1,9% saham Amazon.com.

Saham Ford Motor Co naik 2,0% setelah produsen mobil ini mengumumkan akan meningkatkan produksi SUV yang menguntungkan di AS.

Sementara itu, saham Nvidia Corp naik 4,7% di tengah berita bahwa perusahaan telah bermitra dengan Softbank Group Corp dan LG Uplus Corp untuk menyebarkan server cloud gaming di Jepang dan Korea Selatan akhir tahun ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa as dow jones
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top