Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kereta Api Indonesia (KAI) Berencana Terbitkan Obligasi Rp2 Triliun

PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana menerbitkan obligasi domestik dengan jumlah pokok Rp2 triliun sebagai salah satu sumber pendanaan belanja modal perseroan.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 04 Maret 2019  |  11:49 WIB
Calon penumpang memesan tiket kereta tujuan luar kota pada mesin tiket di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (25/2/2019). - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Calon penumpang memesan tiket kereta tujuan luar kota pada mesin tiket di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (25/2/2019). - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Bisnis.com, JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana menerbitkan obligasi domestik dengan jumlah pokok Rp2 triliun sebagai salah satu sumber pendanaan belanja modal perseroan.

Direktur Keuangan Kereta Api Indonesia (KAI) Didiek Hartyanto menjelaskan bahwa perseroan telah mendapatkan izin dari pemegang saham untuk penerbitan obligasi. Rencananya jumlah pokok yang bakal diterbitkan oleh perseroan senilai Rp2 triliun.

“Kemarin sudah mintakan izinnya ke rapat umum pemegang saham, nanti tinggal sampaikan feasibility-nya,” ujarnya kepada Bisnis.com baru-baru ini.

Didiek mengatakan, penerbitan obligasi merupakan salah satu opsi yang dapat ditempuh perseroan untuk memenuhi kebutuhan belanja modal tahun ini. Akan tetapi, nantinya perseroan kereta milik negara itu akan mempertimbangkan cost of fund dari emisi.

“Kalau obligasi bisa lebih murah kita ambil tetapi kalau lebih mahal pinjaman perbankan aja,” imbuhnya.

Dia belum dapat memastikan kapan instrumen tersebut akan dieksekusi. Pihaknya mempertimbangkan kondisi pasar baik sebelum maupun setelah pemilihan umum (Pemilu) 2019.

Berdasarkan data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), KAI memiliki outstanding obligasi senilai Rp2 triliun. Jumlah tersebut berasal dari emisi Obligasi I Kereta Api Indonesia Tahun 2017 Seri A dan Seri B. 

Kupon Seri A memiliki tingkat kupon tetap 7,75% dengan jangka waktu pembayaran tiap tiga bulan. Obligasi tersebut akan jatuh tempo pada 21 November 2022.

Adapun, untuk Seri B memiliki tingkat kupon tetap 8,25% dengan jangka waktu pembayaran tiap tiga bulan. Obligasi tersebut akan jatuh tempo pada 21 November 2024.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi bumn kai kereta api
Editor : Riendy Astria
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top