Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Sukses Naik Tajam saat Aksi Jual Saham Masih Mengalir

Aksi jual bersih saham oleh investor asing berlanjut pada perdagangan hari ketujuh berturut-turut, Senin (18/2/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 18 Februari 2019  |  17:45 WIB
Karyawan beraktivitas di dekat papan penunjuk pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Senin (4/2/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Karyawan beraktivitas di dekat papan penunjuk pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Senin (4/2/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Aksi jual bersih saham oleh investor asing berlanjut pada perdagangan hari ketujuh berturut-turut, Senin (18/2/2019).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing membukukan aksi jual bersih atau net sell senilai sekitar Rp147,02 miliar pada perdagangan hari ini.

Investor asing membukukan aksi beli sekitar 1,19 miliar lembar saham senilai Rp2,95 triliun. Adapun aksi jual oleh investor asing tercatat 1,4 miliar lembar saham senilai sekitar Rp3,1 triliun.

Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa mencapai sekitar Rp9,61 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 12,8 miliar lembar saham.

Meski demikian, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses mempertahankan reboundnya bahkan berakhir menguat cukup tajam pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup menguat 1,70% atau 108,73 poin di level 6.497,81 dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan Jumat (15/2), IHSG berakhir di level 6.389,08 dengan pelemahan 0,48% atau 30,93 poin.

Indeks mulai rebound dari pelemahannya ketika dibuka naik 0,61% atau 39,19 poin di posisi 6.428,28 pagi tadi. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level 6.425,92 – 6.501,03.

Kenaikan yang dibukukan IHSG pada akhir perdagangan hari ini sekaligus menjadi yang terbesar kedua sejak akhir November 2018. Pada 29 November, IHSG tercatat membukukan kenaikan 1,9%.

Seluruh sembilan sektor dalam IHSG berakhir di teritori positif, dipimpin sektor aneka industri (+2,93%), infrastruktur (+2,46%), dan konsumer (+2,07%).

Dari 627 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 264 saham menguat, 148 saham melemah, dan 215 saham stagnan.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) yang masing-masing naik 2,24% dan 2,97% menjadi pendorong utama atas penguatan IHSG pada akhir perdagangan.

Berikut ringkasan perdagangan saham oleh investor asing:

18 FebruariRp147,02 miliarNet sell
15 FebruariRp286,76 miliarNet sell
14 FebruariRp963,84 miliarNet sell
13 FebruariRp1,38 TriliunNet sell
12 FebruariRp566,21 miliarNet sell
11 FebruariRp132,9 miliarNet sell
8 FebruariRp205,30 miliarNet sell
7 FebruariRp372,83 miliarNet buy
6 FebruariRp138,54 miliarNet buy
4 FebruariRp517,88 miliarNet sell

 

SumberBursa Efek Indonesia, 2019

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG transaksi saham
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top