Adi Sarana Armada (ASSA) Gandeng Penyedia Dagang-el dalam Bisnis Logistik

Adi Sarana Armada (ASSA) menggandeng penyedia platform dagang-el atau e-commerce dalam bisnis usaha patungan atau joint venture (JV) di bidang logistik.
Muhammad Ridwan | 15 Februari 2019 20:48 WIB
Chief Executive Officer PT Adi Sarana Armada (ASSA) Prodjo Sunarjanto memberikan penjelasan, usai penandatanganan akuisisi PT JBA Indonesia oleh PT Adi Sarana Lelang (BidWin), di Jakarta, Jumat (15/2/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Adi Sarana Armada Tbk. (ASSA) menggandeng penyedia platform dagang-el atau e-commerce dalam bisnis usaha patungan atau joint venture (JV) di bidang logistik.

Direktur ASSA Rent, Hindra Tanujaya mengatakan bahwa bisnis tersebut, selain menggandeng penyedia dagang-el, perseroan turut menggandeng jasa logistik asal China yakni SF Express.

Usaha patungan tersebut, Hindra menjelaskan, telah bentuk pada Agustus 2018 lalu, dengan pembagian kepemilikan saham sebesar 55% dimiliki PT Adi Sarana Armada, 20% saham dimiliki PT SF Express, dan 25% dimiliki oleh PT Semangat Bambu Runcing.

“Nanti penjualan e-commerce [dagang-el] itu di delivery sama kita, nah itu akan launching bulan Maret [2019],” ujarnya di Jakarta, Jumat (15/2/2019).

Hindra mengatakan, dalam pengoperasiannya akan ada sekitar 450 mitra pengemudi dari SF Express, sedangkan ASSA Rent akan menyediakan sebanyak 20 unit hingga 30 unit mobil.

“Kita tentunya bertahap mulai dari Jakarta, lalu Jawa, dan Sumatra. Mobil [Armada] belum banyak, karena lebih banyak operasionalnya di motor,” ungkapnya.

Tag : kinerja emiten, adi sarana armada
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top