AKSI EMITEN: KAEF & KLBF Genjot Ekspor, Produksi Batu Bara ADRO Naik 4,34%

Berita mengenai dua emiten farmasi yang memacu penjualan ekspor serta produksi batu bara ADRO yang meningkat menjadi topik utama media massa hari ini, Selasa (12/2/2019).
Aprianto Cahyo Nugroho | 12 Februari 2019 08:23 WIB
Aktivitas di pabrik Kalbe Farma di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat - Reuters/Enny Nuraheni

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai dua emiten farmasi yang memacu penjualan ekspor serta produksi batu bara ADRO  yang meningkat menjadi topik utama media massa hari ini, Selasa (12/2/2019).

Berikut ringkasan sejumlah berita utama media massa hari ini:

 KAEF & KLBF Genjot Ekspor. Dua emiten farmasi, PT Kimia Farma (Persero) Tbk. dan PT Kalbe Farma Tbk. memacu penjualan ekspor pada tahun ini sebagai strategi diversifi kasi pasar dan natural hedging. (Bisnis Indonesia)

Produksi Batu Bara ADRO Naik 4,34%. Emiten pertambangan batu bara, PT Adaro Energy Tbk. membukukan produksi batu bara pada 2018 sebesar 54,04 juta ton sepanjang 2018 lalu. Volume tersebut meningkat 4,34% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar 51,79 juta ton. (Bisnis Indonesia)

ADHI Raih Kontrak Baru Rp891 Miliar. PT Adhi Karya (Persero) Tbk. mengantongi kontrak baru Rp891,8 miliar pada Januari 2019 atau 2,54% dari target total nilai yang dibidik tahun ini. (Bisnis Indonesia)

Big Cap Berpotensi Tumbuh Dua Digit. Konsensus analis Bloomberg memperkirakan 10 emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia mampu membukukan pertumbuhan laba di atas 10% sepanjang tahun ini seiring dengan ekspektasi kondisi fundamental yang tetap solid. (Bisnis Indonesia)

Bali United Berencana IPO Tahun Ini. Salah satu klub bola nasional, Bali United FC dikabarkan segera melaksanakan penawaran umum saham perdana (initial public offering/ IPO) pada tahun ini. (Bisnis Indonesia)

Asing Jual Murah Saham MIKA. Investor asing mencatat penjualan bersih Rp 132,90 miliar di seluruh pasar pada perdagangan hari ini. Dari sebagian penjualan tersebut, terjadi transaksi non reguler atas saham PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) dengan nilai Rp 170 miliar. (Kontan)

Wakil Presiden CPIN Mundur. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) menyepakati pengunduran diri Wakil Presiden Direktur Vinai Rakphongphairoj. Rapat tersebut telah dihadiri oleh 66% pemegang saham. (Kontan)

GIAA dan CMPP Yakin Kinerja Naik. Beban bahan bakar jet, avtur dan beban sewa pesawat yang menjadi penyumbang terbesar total pengeluaran emiten penerbangan meningkat. Untuk itu, emiten maskapai penerbangan mencoba menyiasati tekanan biaya dengan menaikkan harga tiket dan tarif kargo. (Kontan)

Tag : aksi emiten
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top