Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menuju Level Resisten, IHSG Lanjutkan Penguatan Pagi Ini

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG menguat 0,62% atau 40,15 poin ke level 6.504,34 pada pukul 09.18 WIB, setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan 27,20 poin atau 0,42% di posisi 6.491,39.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 31 Januari 2019  |  09:53 WIB
Karyawan melintas di dekat papan penunjuk pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Jakarta, Rabu (16/1/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Karyawan melintas di dekat papan penunjuk pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Jakarta, Rabu (16/1/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan ke zona hijau pada awal perdagangan hari ini, Kamis (31/1/2019), sekaligus menembus level 6.500.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG menguat 0,62% atau 40,15 poin ke level 6.504,34 pada pukul 09.18 WIB, setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan 27,20 poin atau 0,42% di posisi 6.491,39.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak di level 6.491,39 – 6.520,91. Pada perdagangan Rabu (30/1), IHSG ditutup rebound 0,43% atau 27,71 poin di level 6.464,19.

Delapan dari sembilan sektor bergerak di zona hijau, dipimpin oleh sektor konsumer yang properti yang menguat 1,16%, disusul sektor infrastruktur yang naik 1,04%. Adapun hanya sektor industri dasar yang melemah 0,29% dan menahan penguatan IHSG lebih lanjut.

Sebanyak 190 dari 627 saham yang terdaftar di bursa menguat pada perdagangan pagi ini, sedangkan 41 saham melemah dan 396 saham lainnya terpantau stagnan.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) yang masing-masing naik 1,60% dan 1,48% menjadi pendorong utama atas penguatan IHSG pagi ini.

Indosurya Bersinar Sekuritas memprediksi IHSG masih menguat di akhir bulan Januari 2019 ini.

Vice President Research Department William Surya Wijaya mengatakan hari terakhir pada bulan pertama di awal tahun 2019, serta jelang bulan pendek, IHSG masih terus menunjukkan pola uptrend jangka pendek dan menengah yang semakin terkonfirmasi.

Menurutnya adapun jika terjadi koreksi wajar masih dapat terus dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian mengingat bahwa suasana masih berada di awal tahun serta kondisi konsolidasi dalam perjalanan naik yang selalu wajar terjadi.

"Hari ini IHSG berpotensi menanjak di level 6.318 - 6.542," tulisnya dalam riset hariannya.

Sementara itu, Binaartha Sekuritas memproyeksi IHSG lanjut menguat menuju level resisten.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.444,762 hingga 6.425,336.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range 6.474,271 hingga 6.484,354.

Berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI sudah berada di area netral.

Meskipun demikian, terlihat pola bullish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance.

Sejalan dengan IHSG, pergerakan indeks Bisnis-27 terpantau menguat 0,56% atau 3,20 poin ke level 576,99 pada pukul 09.19 WIB.

Indeks Bisnis-27 sebelumnya dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,52% atau 2,99 poin ke level 576,78, setelah mengakhiri pergerakannya pada perdagangan Rabu (30/1) dengan penguatan 0,38% ke level 573,78.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top