TOP LOSERS: Saham Duta Pertiwi Anjlok 17,54%

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham emiten bersandi DUTI tersebut memimpin pelemahan saham (top loser) setelah anjlok 17,54% dan ditutup di level Rp3.620 per lembar saham.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 08 Januari 2019  |  18:58 WIB
TOP LOSERS: Saham Duta Pertiwi Anjlok 17,54%
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Harga saham PT Duta Pertiwi Tbk. membukukan penurunan terdalam pada perdagangan hari ini, Selasa (8/1/2019).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham emiten bersandi DUTI tersebut memimpin pelemahan saham (top loser) setelah anjlok 17,54% dan ditutup di level Rp3.620 per lembar saham.

Mengekor pelemahan saham OCAP adalah saham PT Cottonindo Ariesta Tbk. (KPAS) yang melemah 15,30% dan ditutup di level Rp310 per lembar saham.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,39% atau 24,38 poin di level 6.262,85 dari level penutupan perdagangan Senin (7/1) saat ditutup menguat 0,39% ke di posisi 6.262,85.

Padahal, indeks mengawali perdagangan di zona hijau dengan dibuka menguat 0,08% atau 5,04 poin ke level 6.292,26. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di kisaran 6.251,38 – 6.316,24.

Enam dari sembilan sektor dalam IHSG berakhir di zona merah, didorong sektor konsumer dengan pelemahan 1,75%, disusul sektor aneka industri yang melemah 0,88%.

Dari 622 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 205 saham menguat, 207 saham melemah, dan 210 saham stagnan.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dan PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) yang masing-masing melemah 2,57% dan 1,79% menjadi penekan utama terhadap pelemahan IHSG.

Saham apa saja yang menjadi top losers dalam perdagangan Bursa Efek Indonesia hari ini? Berikut rinciannya:

Kode

Harga (Rp)

(%)

DUTI

3.620

-17,54       

KPAS

310

-15,30

OCAP

220

-14,73

PSDN

224

-14,85

LPLI

103

-13,45

Sumber: BEI

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
top losers

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top