Amazon dan Netflix Dorong Penguatan Wall Street

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,42% ke level 23.531,35, sedangkan indeks S&P 500 naik 0,70% ke 2.549,69 dan Nasdaq Composite naik 1,26% ke level 6.823,47.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 08 Januari 2019  |  06:36 WIB
Amazon dan Netflix Dorong Penguatan Wall Street
Netflix - Digitaltrends

Bisnis.com, JAKARTA – Saham Amazon.com Inc dan Netflix memicu kenaikan dua hari berturut-turut di bursa saham Amerika Serikat (AS) pada Senin (7/1/2019).

Penguatan ini terjadi tengah dimulainya kembali pembicaraan perdagangan AS-China yang membantu meredakan kekhawatiran yang menghantam pasar dalam beberapa bulan terakhir.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,42% ke level 23.531,35, sedangkan indeks S&P 500 naik 0,70% ke 2.549,69 dan Nasdaq Composite naik 1,26% ke level 6.823,47.

Dilansir Reuters, penguatan Wall Street ini melanjutkan kenaikan tajam pada akhir perdagangan Jumat (4/1), ketika data tenaga kerja AS yang kuat meredakan kekhawatiran terhadap ekonomi, ditambah dengan sikap dovish Federal Reserve yang menenangkan investor yang khawatir bahwa kenaikan suku bunga akan menghambat pertumbuhan.

Kekhawatiran perlambatan global telah menyebabkan kemunduran tajam di pasar saham selama beberapa bulan terakhir. Tetapi setelah mencapai level terendah 20 bulan pada perdagangan sebelum Hari Natal, indeks S&P telah naik lebih dari 9% hingga saat ini.

Kementerian Luar Negeri China mengungkapkan mereka memiliki "itikad baik" untuk bekerja sama dengan AS untuk menyelesaikan masalah perang perdagangan.

Sementara itu, Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross mengatakan dia melihat peluang yang sangat baik untuk mendapatkan kesepakatan dalam pembicaraan tatap muka pertama mereka sejak gencatan perdagangan 90 hari disepakati pada bulan Desember.

"Yang utama adalah kemajuan tersirat pemerintah dalam pembicaraan dengan China. Itu adalah sesuatu yang pasar lihat sangat penting," kata Rick Meckler, mitra Cherry Lane Investments, seperti dikutip Reuters.

Sembilan dari 11 sektor S&P menguat. Sektor konsumer menjadi pendorong utama setelah melonjak 2,36%, dipimpin oleh kenaikan 3,44% saham Amazon.

Kenaikan ini membuat Amazon menjadi emiten di Wall Street paling berharga dengan total kapitalisasi mencapai US$797 miliar, melampaui kapitalisasi pasar Microsoft Corp, yang mencapai US$784 miliar setelah kenaikan 0,13%.

Sementara itu, emiten layanan video streaming Netflix menjadi kontributor terbesar kedua untuk penguatan indeks S&P 500 pada hari Senin setelah ditutup menguat 5,97%.

Sebagian besar sentimen optimis pada perdagangan Senin merupakan kelanjutan dari reli di hari Jumat.

"Berita pada hari Jumat adalah positif, dan pelaku pasar sekarang bertindak lebih percaya diri," kata Tom Martin, manajer portofolio di Globalt Investments di Atlanta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bursa as

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top