Gelar RUPSLB, Holcim Indonesia (SMCB) Bakal Ganti Nama

PT Holcim Indonesia Tbk. akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa pada Januari 2019 dengan tiga agenda pembahasan.
M. Nurhadi Pratomo | 03 Desember 2018 10:51 WIB
Holcim Indonesia - Holcim.co.id

Bisnis.com, JAKARTA— PT Holcim Indonesia Tbk. akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa pada Januari 2019 dengan tiga agenda pembahasan.

Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan di laman Bursa Efek Indonesia, Holcim Indonesia berencana menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 9 Januari 2019. Adapun, terdapat tiga agenda yang akan dibahas dengan para pemegang saham.

Pertama, persetujuan atau perubahan susunan anggota direksi dan dewan komisaris perseroan, dimana memuat persetujuan atas pengunduran diri anggota direksi dan dewan komisaris perseroan saat ini. 

Kedua, persetujuan atas perubahan nama perseroan. Ketiga, persetujuan atas perubahan anggaran dasar perseroan sehubungan dengan perubahan nama perseroan.

Saat dikonfirmasi Bisnis, Ian Rolando, Media Relations Holcim Indonesia menyatakan belum mendapatkan informasi kaitan antara RUPSLB dengan divestasi yang dilakukan oleh LafargeHolcim Ltd. Pihaknya menyatakan informasi yang dapat disampaikan sejauh ini hanya sesuai dengan surat pemberitahuan agenda RUPSLB.

Sebagai catatan, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., melalui anak usaha, PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB), akan membeli 6.179.612.820 lembar saham atau 80,6% yang dimiliki Holderfin B.V., anak usaha LafargeHolcim Ltd., di Holcim Indonesia. Rencana akuisisi akan berlaku efektif apabila seluruh ketentuan dan persyaratan pendahulan dalam perjanjian pengikatan jual beli telah terpenuhi.

Adapun, nilai yang akan dikeluarkan oleh Semen Indonesia senilai US$917 juta dalam aksi korporasi tersebut. Sindikasi perbankan dipilih perseroan sebagai sumber pendanaan akuisisi tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
holcim

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top