Kurs Jisdor Menguat ke Rp14.651, Rebound Dolar AS Tekan Spot Rupiah

Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.651 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Kamis (8/11/2018).
Renat Sofie Andriani | 08 November 2018 10:38 WIB
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.651 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Kamis (8/11/2018).

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.651 per dolar AS, menguat 113 poin atau 0,76% dari posisi Rp14.764 pada Rabu (7/11).

Sementara itu, berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 65 poin atau 0,45% ke level Rp14.655 per dolar AS pada pukul 10.11 WIB.

Mata uang Garuda mulai tergelincir saat dibuka terdepresiasi 24 poin atau 0,16% di posisi Rp14.614 per dolar AS, setelah mampu berakhir menguat 1,45% atau 214 poin di level Rp14.590 per dolar AS pada perdagangan Rabu (7/11).

Sepanjang hari ini, rupiah bergerak di kisaran Rp14.614-Rp14.669 per dolar AS.

Sementara itu, pergerakan indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang melacak pergerakan greenback terhadap sejumlah mata uang utama dunia, pagi ini terpantau menguat 0,23% atau 0,220 poin ke level 96,217 pada pukul 10.01 WIB.

Indeks dolar mulai rebound saat dibuka naik 0,193 poin di level 96,190, setelah pada perdagangan Rabu (7/11) berakhir melemah 0,33% atau 0,320 poin di posisi 95,997 akibat tertekan sentimen kemenangan Partai Demokrat di DPR AS dalam pemilu paruh waktu yang digelar Selasa (6/11) waktu setempat.

Rupiah pun kembali tertekan terhadap dolar AS, setelah mencatatkan penguatan terbaiknya selama dua hari berturut-turut, saat investor mengambil posisi menjelang rilis keputusan pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve pada Kamis (8/11) waktu setempat.

Bagaimana pun, The Fed diperkirakan belum akan menaikkan suku bunganya hingga pertemuan kebijakan pada Desember. Bank sentral AS tersebut telah memperketat kebijakan moneternya sebanyak tiga kali sepanjang tahun ini.

“Kendali yang terbagi dalam Kongres AS cenderung tidak akan mengubah arah kenaikan suku bunga oleh The Fed dalam waktu dekat. The Fed akan bias untuk tetap menaikkan suku bunga sampai data atau kondisi finansial berubah,” jelas pakar strategi di Bank of America Merrill Lynch, seperti dikutip Reuters.

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)

8 November

14.651

7 November

14.764

6 November

14.891

5 November

14.972

2 November

15.089

Sumber: Bank Indonesia

Tag : jisdor
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top