Pembicaraan AS-China Jadi Angin Segar, Wall Street Menguat Hari Ketiga

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 264,98 poin atau 1,06% ke level 25.380,74, sedangkan indeks Standard & Poors 500 menguat 28,63 poin atau 1,06% ke level 2,740.37 dan Nasdaq Composite naik 128,16 poin, atau 1,75% ke 7.434,06.
Aprianto Cahyo Nugroho | 02 November 2018 07:09 WIB
Bursa AS

Bisns.com, JAKARTA – Bursa saham Amerika Serikat melanjutkan reli penguatan di hari ketiga pada perdagangan Kamis (1/11/2018) setelah Presiden Donald Trump mengatakan pembicaraan perdagangan dengan China "bergerak dengan baik,"

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 264,98 poin atau 1,06% ke level 25.380,74, sedangkan indeks Standard & Poor’s 500 menguat 28,63 poin atau 1,06% ke level 2,740.37 dan Nasdaq Composite naik 128,16 poin, atau 1,75% ke 7.434,06.

Menambah optimisme investor, putaran terakhir dari laporan keuangan emiten sebagian besar positif.

Setelah penutupan, saham Apple Inc turun 7,0%, mendorong kapitalisasi pasarnya di bawah US$1 triliun, setelah perusahaan memperkirakan penjualan untuk kuartal liburan yang krusial berada di bawah Wall Street. Saham mengakhiri sesi reguler dengan penguatan 1,5%.

Selama sesi reguler, indeks teknologi naik 1,2%, terus pulih dari aksi jual baru-baru ini. Sektor industri S&P yang sensitif terhadap perdagangan naik 1,7%, dengan Boeing Co dan Caterpillar Inc di antara perusahaan yang memimpin kenaikan.

Sementara itu, Trump mengatakan dia berencana untuk bertemu dengan Presiden China Xi Jinping pada KTT G-20 di Argentina pada akhir bulan ini.

"Mungkin akan ada harapan bahwa kesepakatan perdagangan dengan China akan benar-benar datang," kata Robert Pavlik, kepala analis investasi dan manajer portofolio senior di SlateStone Wealth LLC, seperti dikutip Bloomberg

Di luar itu, investor merasa sedikit lebih nyaman setelah kenaikan minggu ini, katanya.

Meskipun menguat pada Rabu, S&P 500 menutup bulan terburuknya dalam tujuh tahun terakhir, menyusul kekhawatiran meluasnya perselisihan perdagangan global, meningkatnya suku bunga, dan bahwa pertumbuhan pendapatan AS dapat melambat lebih dari perkiraan pada 2019.

Sektor bahan baku pada indeks S&P menguat 3,0%, dengan DowDuPont Inc melonjak 8,1% setelah merilis laporan keuangan yang positif dan rencana untuk pembelian kembali saham senilai US$3 miliar.

Dari 348 emiten di indeks S&P 500 yang telah merilis laporan keuangan sejauh ini, 77% di antanya telah melaporkan laba di atas ekspektasi analis, mendorong perkiraan pertumbuhan pendapatan kuartal ketiga untuk emiten pada indeks S&P 500 menjadi 26,2%, menurut data I/B/E/S dari Refinitiv.

Tag : bursa as
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top