Saham Multifiling Mitra Indonesia Merosot 16,57%

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham emiten bersandi MFMI tersebut memimpin pelemahan saham (top loser) setelah ditutup melemah 16,57% atau 145 poin ke level Rp730 per lembar saham.
Aprianto Cahyo Nugroho | 19 Oktober 2018 18:18 WIB
Pengunjung berbincang di depan monitor perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (18/9/2018). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Harga saham PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk membukukan penurunan terdalam pada perdagangan hari ini, Jumat (19/10/2018).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham emiten bersandi MFMI tersebut memimpin pelemahan saham (top loser) setelah ditutup melemah 16,57% atau 145 poin ke level Rp730 per lembar saham.

Menempati posisi terlemah berikutnya adalah saham PT Jaya Agra Wattie Tbk. (JAWA) yang ditutup melemah 13,75% atau 22 poin ke level Rp138 per lembar saham.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,14% atau 7,95 poin di level 5.837,29, setelah dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,6% atau 35,11 poin di level 5.810,13.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada level 5.796,78 – 5.861,99. Adapun pada perdagangan Kamis (18/10/2018), IHSG ditutup melemah 0,4% atau 23,38 poin di posisi 5.845,24.

Enam dari sembilan sektor menetap di zona merah, dengan tekanan terbesar oleh sektor konsumer yang melemah 0,72%, disusul sektor finansial dengan pelemahan 0,51%.

Sementara itu, tiga sektor lainnya menguat, dipimpin sektor aneka industri yang naik 3,37%.

Dari 610 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 179 saham di antaranya menguat, sedangkan 204 saham melemah, dan 227 saham stagnan.

Saham apa saja yang menjadi top losers dalam perdagangan Bursa Efek Indonesia hari ini? Berikut rinciannya:

Kode

Harga (Rp)

(%)

MFMI

730

-16,57

JAWA

138

-13,75

CNTX

472

-13,39

PNSE

770

-12,00

RELI

132

-10,94

Sumber: BEI

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
top losers

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top