Binaartha Sekuritas: IHSG Kembali Bergerak di Zona Merah

Binaartha Sekuritas menyebutkan terlihat pola bearish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.
Mia Chitra Dinisari | 25 September 2018 06:02 WIB
Siluet pengunjung mengamati layar informasi IHSG, di gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta, Senin (17/9/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - Binaartha Sekuritas menyebutkan terlihat pola bearish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.853,057 hingga 5.823,894.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 5.934,976 hingga 5.987,731.

Berdasarkan indikator, MACD sudah berhasil membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI sudah berada di area netral. 

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*EXCL, Daily (2810) (RoE: -0,76%; PER: -183.90x; EPS: -15.28; PBV: 1.40x; Beta: 0.72):* Probabilitas rebound terbuka lebar sejak pergerakan harga sudah menguji garis bawah dari bollinger. “Akumulasi Beli” pada area level 2770 – 2810, dengan target harga secara bertahap di level 2910, 3220, 3520 dan 3970. Support: 2670.

*HRUM, Daily (2360) (RoE: 9.04%; PER: 13.05x; EPS: 183.16; PBV: 1.18x; Beta: 0.60):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada level 2320 – 2380, dengan target harga secara bertahap di level 2430, 2880, 3330 dan 3790. Support: 2320 & 2180.

*INKP, Daily (18350) (RoE: 18.47%; PER: 10.29x; EPS: 1783.48; PBV: 1.89x; Beta: 0.94):* Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola upside gap tasuki candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 18200 – 18400, dengan target harga secara bertahap di level 18750 dan 19400. Support: 17700.

*MYOR, Daily (2670) (RoE: 18.73%; PER: 40.64x; EPS: 65.70; PBV: 7.60x; Beta: 1.01):* Saat ini, terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 2620 – 2680, dengan target harga secara bertahap di level level 2720, 2790, 2840, 3060, 3280 dan 3500. Support: 2620 & 2550.

*PGAS, Daily (2030) (RoE: 8.79%; PER: 11.68x; EPS: 173.74; PBV: 1.03x; Beta: 1.18):* Saat ini, terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 2000 – 2030, dengan target harga secara bertahap di level 2140 dan 2270. Support: 1880.

*WSBP, Daily (356) (RoE: 18.17%; PER: 6.84x; EPS: 52.32; PBV: 1.24x; Beta: N/A):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 350 – 360, dengan target harga secara bertahap di level 370, 380, 418, 458 dan 496. Support: 340.



Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, binaartha securities

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top