Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Eagle High Plantations (BWPT) Mulai Mengoperasikan Pabrik di Papua

Emiten perkebunan PT Eagle High Plantations Tbk. (BWPT) mulai mengoperasikan pabrik kelapa sawit (PKS) berkapasitas 45 ton per jam di Kabupaten Keroom, Papua, dengan nilai investasi Rp200 miliar.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 17 September 2018  |  20:20 WIB
Eagle High Plantations (BWPT) Mulai Mengoperasikan Pabrik di Papua
Perkebunan Sawit BWPT. - Ilustrasi/IST
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten perkebunan PT Eagle High Plantations Tbk. (BWPT) mulai mengoperasikan pabrik kelapa sawit (PKS) berkapasitas 45 ton per jam di Kabupaten Keroom, Papua.

Investor Relations Eagle High Plantations Sebastian mengatakan, pada bulan ini perseroan mulai mengoperasikan PKS berkapasitas 45 ton per jam yang dibangun dengan investasi mencapai Rp200 miliar.

“Ya pabrik di Papua sudah mulai beroperasi, investasi Rp200 miliar,” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Senin (17/9/2018).

Pengembangan PKS baru dilakukan seiring dengan peningkatan tanaman menghasilkan di lahan seluas 11.000 ha. Perusahaan memulai penanaman di Papua sejak 2010, sehingga kini pohon sawit mencapai usia produktif berkisar antara 5—7 tahun.

BWPT sebelumnya sudah memiliki 8 PKS yang tersebar di wilayah Kalimantan dengan kapasitas produksi 2,5 juta ton per tahun. Adanya PKS di Papua menambah kapasitas total menjadi 2,85 juta ton per tahun.

Sebastian menyampaikan, pada kuartal IV/2018, perseroan juga akan membangun 1 PKS di Kalimantan Timur dengan kapasitas produksi 60 ton per jam. BWPT juga mengembangkan bulking station dengan daya tampung 4.000 ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kinerja emiten bwpt
Editor : Pamuji Tri Nastiti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top