Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perdagangan Selasa (14/8), Perhatikan 2 Saham Perkebunan Ini

Analis merekomendasikan investor untuk memperhatikan dua saham di sektor perkebunan pada perdangan Selasa (14/8/2018), yakni SIMP dan SSMS.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 14 Agustus 2018  |  09:15 WIB
Perdagangan Selasa (14/8), Perhatikan 2 Saham Perkebunan Ini
Pengunjung mengamati papan monitor yang menunjukkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa efek Indonesia, Jakarta, Rabu (11/7/2018). - JIBI/Dwi Prasetya
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Analis merekomendasikan investor untuk memperhatikan dua saham di sektor perkebunan pada perdangan Selasa (14/8/2018), yakni SIMP dan SSMS

Dalam publikasi risetnya, Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama menyampaikan, ada dua saham emiten perkebunan yang dapat diperhatikan pada perdagangan Selasa (14/8/2018). Berikut analisisnya.

Salim Ivomas Pratama (SIMP), Daily (496) (RoE: 0.62%; PER: 68.98x; EPS: 7.22; PBV: 0.43x; Beta: 0.72). Diharapkan agar peluang rebound terbuka lebar ketika pergerakan harga telah terkoreksi ke garis MA 20.

"Akumulasi beli pada area level 492 - 500, dengan target harga secara bertahap di level 520, 580, 640 dan 700. Support: 488," paparnya.

Selanjutnya, Sawut Sumbermas Sarana (SSMS), Daily (1275) (RoE: 17.93%; PER: 14.81x; EPS: 86.08; PBV: 2.66x; Beta: 1.46). Diharapkan agar peluang rebound terbuka lebar ketika pergerakan harga telah terkoreksi ke garis MA 60.

Nafan menyarankan akumulasi beli pada area level 1250 – 1280, dengan target harga secara bertahap di level 1285, 1305, 1335, 1405 dan 1470. Support: 1250 & 1200.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

salim ivomas rekomendasi saham kinerja emiten sawit sumbermas sarana
Editor : Pamuji Tri Nastiti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top