Bank Sentral Jepang Tahan Diri, Rupiah Berseri Lagi

Nilai tukar rupiah kembali berhasil memperpanjang apresiasinya sekaligus mencatat penguatan selama lima hari perdagangan berturut-turut.
Renat Sofie Andriani | 31 Juli 2018 19:07 WIB
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah kembali berhasil memperpanjang apresiasinya sekaligus mencatat penguatan selama lima hari perdagangan berturut-turut.

Pada perdagangan hari ini, Selasa (31/7/2018), rupiah ditutup terapresiasi 1 poin atau 0,01% di level Rp14.414 per dolar AS, setelah hanya dibuka stagnan di level Rp14.415 per dolar AS.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak fluktuatif pada level Rp14.402 – Rp14.424 per dolar AS. Pada perdagangan Senin (30/7), nilai tukar rupiah berakhir menguat 2 poin.

Beberapa mata uang lain di Asia ikut menguat, dipimpin won Korea Selatan yang terapresiasi 0,14%. Adapun renminbi China yang terdepresiasi 0,26% memimpin pelemahan di antara mata uang lainnya petang ini.

Won memimpin penguatan di antara beberapa mata uang di Asia setelah Bank of Japan (BoJ) menahan diri dari membuat perubahan besar terhadap kebijakan moneter ultra longgarnya.

Seperti yang diprediksi pasar, dalam pertemuan kebijakannya yang berakhir hari ini, BoJ mempertahankan suku bunga jangka pendek di posisi -0,1% dan target imbal hasil obligasi bertenor 10 tahun di sekitar 0%.

Bank sentral Jepang tersebut juga memangkas proyeksi inflasinya serta mengumumkan penyesuaian kebijakan termasuk lebih banyak fleksibilitas dalam operasi obligasi.

“Penyesuaian kebijakan BoJ mengisyaratkan awal normalisasi kebijakan moneter,” kata Ken Cheung, senior Asian FX strategist di Mizuho Bank, dikutip Bloomberg.

“Namun, mata uang emerging market di Asia pasti lega karena BoJ menahan diri untuk tidak mengambil tindakan agresif dengan mengubah target imbal hasil obligasi pemerintah Jepang (JGB).”

Sementara itu, pergerakan indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama lanjut melemah 0,14% atau 0,130 poin ke level 94,218 pada pukul 18.30 WIB.

Indeks dolar dibuka turun tipis 0,015 poin atau 0,02% di posisi 94,333 pagi tadi, setelah berakhir melemah 0,34% atau 0,321 poin di level 94,348 pada perdagangan Senin (30/7).

Di sisi lain, nilai tukar pound sterling memperpanjang penguatannya terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sebesar 0,19% ke US$1,3158 pada pukul 18.40 WIB setelah berakhir menguat 0,21% di posisi 1,3133 pada Senin (30/7).

Kinerja mata uang pound sterling menguat di tengah penantian investor atas pertemuan kebijakan moneter Bank of England (BoE) pekan ini. BoE diprediksi akan menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin.

Tag : Gonjang Ganjing Rupiah
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top