Sentimen AS-Eropa Dorong Bursa Asia, IHSG Reli pada Hari ke-5

IHSG ditutup di zona hijau dengan penguatan 0,21% atau 12,25 poin ke level 5.946,14. Pagi tadi, indeks dibuka menguat 0,27% atau 15,78 poin ke level 5.949,66.
Aprianto Cahyo Nugroho | 26 Juli 2018 17:15 WIB
Pengunjung mengamati papan monitor yang menunjukkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa efek Indonesia, Jakarta, Rabu (11/7/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan hari kelima berturut-turut, Kamis (26/7/2018).

IHSG ditutup di zona hijau dengan penguatan 0,21% atau 12,25 poin ke level 5.946,14. Pagi tadi, indeks dibuka menguat 0,27% atau 15,78 poin ke level 5.949,66.

Adapun pada perdagangan kemarin, Rabbu (25/7/2018), IHSG ditutup menguat tipis 0,03% atau 2,05 poin ke level 5.933,89.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 5.928,74 - 5.967,59. Dari 597 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 198 saham menguat, 190 saham melemah, dan 209 saham stagnan.

Berdasarkan data Bloomberg, enam dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona hijau dengan dorongan utama dari sektor tambang yang menguat 1%, disusul sektor pertanian yang menguat 0,97%.

Di sisi lain, tiga sektor lainnya melemah dan menahan penguatan IHSG lebih lanjut, didorong oleh sektor aneka industri yang melemah 2,23%.

Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis27 ditutup menguat 0,48% atau 2,47 poin ke level 517,10, setelah dibuka juga dengan penguatan 0,39% atau 1,98% di posisi 516,62.

Indeks saham lainnya di Asia terpantau bergerak menguat sore ini, dengan indeks FTSE Straits Time Singapura (+0,05%), indeks SE Thailand (+0,47%), indeks PSEi Filipina (+2,02%), dan indeks FTSE Malay KLCI (+0,14%).

Secara keseluruhan, bursa saham Asia bergerak menguat hari ini setelah Amerika Serikat dan Uni Eropa sepakat untuk menunda penerapan tarif perdagangan baru, sehingga meningkatkan sentimen investor.

Indeks MSCI Asia Pacific menguat 0,3% ke level 168,42 pada pukul 16.18 WIB, level tertinggi dalam satu bulan terakhir.

Dilansir Bloomberg, Presiden AS Donald Trump dan Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker mengatakan mereka akan mencari jalan keluar atas tarif baja dan aluminium dan mencapai kesepakatan yang lebih besar yang bertujuan untuk menghilangkan semua tarif perdagangan.

"Kekhawatiran terbesar di kalangan investor saat ini adalah perang dagang, dan kesepakatan antara AS dan Eropa telah mengurangi banyak kekhawatiran tersebut," ungkap Andy Ferdinand, Head of Equity Research Samuel Sekuritas Indonesia, seperti dikutip Bloomberg.

 

Saham-saham pendorong IHSG:

Kode

(%)

HMSP

+2,65

BBRI

+1,67

BBNI

+3,77

INKP

+4,02

Saham-saham penekan IHSG:

 Kode

(%)

ASII

-2,91

BBCA

-1,06

TRAM

-15,85

SRTG

-12,89

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks BEI

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top